ALEPPO (Arrahmah.id) - Pemimpin Kurdi Suriah, Mazloum Abdi, mengatakan pada Ahad (18/1/2026) bahwa ia menyetujui kesepakatan dengan Damaskus termasuk gencatan senjata untuk menghindari perang yang lebih luas, setelah pasukan pemerintah maju melintasi wilayah yang dikuasai Kurdi di utara dan timur negara itu, menurut laporan AFP.
“Agar perang ini tidak berubah menjadi perang saudara, kami setuju untuk mundur dari wilayah Deir Azzur dan Raqa ke Hasakeh,” kata Abdi, kepala Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS dan dipimpin Kurdi, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh saluran televisi Kurdi Ronahi.
Ia mengatakan akan menjelaskan kesepakatan itu secara rinci kepada Kurdi Suriah setelah kembali dari Damaskus, di mana ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Suriah Ahmad Asy Syaraa pada Senin (19/1). (haninmazaya/arrahmah.id)
