Memuat...

Pengurus Muhammadiyah Sekaligus MUI Babel Diduga Dianiaya Oknum TNI PM, Muhammadiyah Siapkan Langkah Hukum

Ameera
Sabtu, 2 Agustus 2025 / 9 Safar 1447 19:20
Pengurus Muhammadiyah Sekaligus MUI Babel Diduga Dianiaya Oknum TNI PM, Muhammadiyah Siapkan Langkah Hukum
Pengurus Muhammadiyah Sekaligus MUI Babel Diduga Dianiaya Oknum TNI PM, Muhammadiyah Siapkan Langkah Hukum

BANGKA BELITUNG (Arrahmah.id) – Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah sekaligus Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung, Hasan Rumata, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum anggota Polisi Militer (PM) TNI di Kota Pangkalpinang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 1 Agustus 2025, yang bermula dari insiden kecelakaan lalu lintas antara korban dan terduga pelaku. Insiden itu kemudian memicu tindak kekerasan fisik terhadap Hasan.

“Kami sangat menyayangkan tingkah arogansi seorang oknum TNI PM di Pangkalpinang ini. Tindakannya tidak hanya melukai korban (ayahanda) kami secara personal, melainkan juga mencoreng nama dan marwah Muhammadiyah,” ujar Ketua Muhammadiyah Pangkalpinang, Jazzky, pada Sabtu (2/8/2025).

Jazzky menjelaskan, Hasan Rumata adalah tokoh penting dalam organisasi keislaman di Bangka Belitung. Akibat kejadian ini, seluruh unsur kader dari berbagai Organisasi Otonom Muhammadiyah berkumpul di Masjid Muhajirin Muhammadiyah untuk merumuskan langkah-langkah hukum yang akan diambil.

“Identitas terduga pelaku sudah diketahui. Kami sudah mengantongi bukti dan memiliki saksi yang berada di lokasi saat kejadian,” kata Jazzky.

Ia menambahkan, Muhammadiyah bersama jajaran Angkatan Muda Muhammadiyah Babel telah mendampingi korban membuat laporan resmi ke Kantor Polisi Militer di Kota Pangkalpinang.

Mereka menegaskan bahwa proses hukum harus ditegakkan dan pihak terkait diminta untuk mengusut tuntas kasus ini secara adil dan transparan.

(ameera/arrahmah.id)