Memuat...

Prabowo Akhirnya Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Bencana

Ameera
Sabtu, 3 Januari 2026 / 14 Rajab 1447 16:15
Prabowo Akhirnya Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Bencana
Prabowo Akhirnya Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Bencana

JAKARTA (Arrahmah.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya memutuskan untuk menerima seluruh bentuk bantuan dari pihak lain, termasuk dari luar negeri, dalam penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya pemerintah sempat dikabarkan menolak bantuan asing, sehingga menimbulkan polemik dan sorotan publik.

Prabowo menegaskan bahwa anggapan Indonesia menutup diri terhadap bantuan internasional tidak sepenuhnya benar.

Menurutnya, pada prinsipnya Indonesia tetap terbuka terhadap bantuan kemanusiaan, selama disampaikan dengan itikad tulus serta mengikuti mekanisme yang jelas.

“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur, dan nanti saya akan bicarakan dengan beberapa pejabat lain mengenai mekanismenya. Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita sebagai manusia masa menolak bantuan? Asal bantuannya itu jelas,” ujar Prabowo saat meninjau hunian sementara korban bencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada momen pergantian tahun, Sabtu (3/1/2026).

Presiden juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap bantuan yang mengandung kepentingan tertentu. Ia menyinggung pengalaman masa lalu ketika bantuan yang diklaim sebagai solidaritas kemanusiaan ternyata diikuti dengan tuntutan lain.

“Kita tidak menolak bantuan. Hanya saja mekanisme dan prosedurnya harus jelas, dan harus ikhlas. Karena kita pernah mengalami, dibantu tapi ujung-ujungnya ada yang menagih,” tegasnya.

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, Prabowo meminta agar setiap pihak yang ingin membantu menyampaikan niatnya secara resmi kepada pemerintah.

Bantuan tersebut nantinya akan dikoordinasikan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kalau ada pihak yang mau beri sumbangan, silakan. Buat surat resmi, sampaikan kepada pemerintah pusat, nanti akan kita salurkan,” ujarnya.

Selain itu, Presiden membuka opsi agar pemerintah provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, membuka rekening khusus donasi pascabencana.

Dengan begitu, masyarakat maupun pihak swasta dapat menyalurkan bantuan secara langsung dan transparan.

“Apakah nanti gubernur di tiga provinsi membuka rekening bantuan pascabencana, silakan. Dari dalam negeri yang ingin menyumbang, juga dipersilakan,” jelasnya.

Prabowo berharap mekanisme penerimaan bantuan yang tertata baik tersebut dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban masyarakat terdampak.

“Kita harus berpikir positif. Yang penting kita bekerja secepatnya untuk meringankan penderitaan rakyat di mana pun berada. Itu tujuan utama kita,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.id)

Headlineprabowobantuan asingkorban bencana