Memuat...

Prabowo: Demi Allah, Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun dalam Memberantas Korupsi

Ameera
Rabu, 3 September 2025 / 11 Rabiulawal 1447 07:39
Prabowo: Demi Allah, Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun dalam Memberantas Korupsi
Prabowo: Demi Allah, Saya Tidak Akan Mundur Setapak Pun dalam Memberantas Korupsi

JAKARTA (Arrahmah.id) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk tidak mundur dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Menurutnya, sebesar apa pun perlawanan dari para koruptor, ia akan tetap berdiri membela kepentingan rakyat.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

“Saya bertekad memberantas korupsi, sekuat apa pun mereka. Demi Allah, saya tidak akan mundur setapak pun. Saya yakin rakyat bersama saya,” tegas Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti tindakan anarkistis berupa pembakaran sejumlah gedung DPRD yang terjadi di beberapa daerah.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dianggap sebagai penyampaian aspirasi, melainkan sudah masuk kategori makar.

“Di Sulawesi Selatan ada empat ASN, orang tidak bersalah, orang tidak berpolitik menjadi korban. Gedung DPR dibakar. Ini tindakan makar, ini bukan penyampaian aspirasi,” jelasnya.

Prabowo menyatakan bahwa kebebasan berpendapat tetap dilindungi, namun harus dilakukan secara damai dan sesuai hukum. Aksi-aksi destruktif justru akan merugikan masyarakat luas dan melemahkan persatuan bangsa.

Presiden juga memastikan telah memberikan perintah tegas kepada seluruh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

Ia menekankan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap aksi-aksi yang mengancam keselamatan masyarakat dan stabilitas negara.

“Semua aparat negara akan selidiki siapa yang bertanggung jawab. Kita sudah ada indikasi-indikasi, dan kita tidak akan ragu-ragu. Saya tidak ragu membela rakyat. Saya akan hadapi mafia-mafia, sekuat apa pun, akan saya hadapi atas nama rakyat,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan kembali bahwa seluruh langkah pemerintah, baik dalam memberantas korupsi maupun menindak aksi makar, bertujuan untuk menjaga kepentingan rakyat dan keselamatan bangsa.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, tetap tenang, serta tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berusaha menciptakan kekacauan.

“Rakyat adalah kekuatan saya. Dan saya bersumpah akan berdiri di barisan terdepan untuk membela mereka,” pungkas Presiden.

(ameera/arrahmah.id)