Memuat...

Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba

Ameera
Rabu, 29 Oktober 2025 / 8 Jumadilawal 1447 15:58
Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba
Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba

JAKARTA (Arrahmh.id) - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pemusnahan 214,84 ton narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu (29/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa.

“Kita anggap narkoba ini sangat berbahaya untuk kita sekalian,” tegas Prabowo dalam sambutannya.

Ia menekankan, upaya pemberantasan harus melibatkan semua lapisan masyarakat mulai dari orang tua, guru, hingga perangkat pemerintahan di tingkat bawah.

“Butuh kerja semua elemen, mulai orang tua, guru sekolah, hingga di tiap lingkungan. Bahkan ketua RT dan kepala desa harus ambil peran. Orang tua jangan biarkan anaknya rusak, hancur, tidak punya masa depan,” ujarnya.

Presiden mengingatkan agar masyarakat aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya.

Menurutnya, pencegahan dini jauh lebih efektif dibanding penindakan setelah narkoba beredar luas.

“Tidak boleh kita izinkan narkoba ini didistribusikan. Begitu ada indikasi, ada yang mau jual, ada yang tahu, lapor segera semuanya,” kata Prabowo.

Kepala Negara juga mengapresiasi kerja keras Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang terus berupaya memutus jaringan peredaran narkoba di Indonesia.

Ia menegaskan, masyarakat harus mengimbangi kerja aparat dengan kesadaran dan tindakan nyata di lingkungan masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Prabowo menyampaikan akan menambah pusat-pusat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

Saat ini, masih terdapat sejumlah kabupaten yang belum memiliki fasilitas rehabilitasi memadai.

“Kita harus segera lengkapi fasilitas rehabilitasi di daerah-daerah,” ujarnya.

Presiden juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama dan menjadi bagian dari perjuangan nasional untuk menyelamatkan generasi muda.

“Tadi saya sampaikan ke Kapolri, kalau ada indikasi pabrik narkoba, saya ingin hadir juga pada saat itu, untuk memberi penekanan bahwa ini usaha kita semua,” tegas Prabowo.

Dengan langkah tegas ini, pemerintah berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba, demi masa depan bangsa yang sehat dan berdaulat.

(ameera/arrahmah.id)