MUMBAI (Arrahmah.id) -- Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria Hindu radikal mengeluarkan ancaman serius terhadap seorang wanita Muslimah di sebuah pusat perbelanjaan di Virar, Mumbai. Ancaman ini termasuk rencana untuk memanggil orang lain agar melakukan perkumpulan dan memperkosa wanita tersebut secara beramai-ramai.
Dalam cuplikan yang dibagikan oleh akun Documenting Oppression Against Muslims (DOAM) (5/1/2026), terlihat pria tersebut mendekati seorang perempuan yang mengenakan niqab dan berkata:
“Kamu perempuan Muslim, kan? Ayo keluar, aku akan panggil orang untuk memperkosa kamu!” ujar pria itu.
Akun DOAM kemudian mengunggah video tersebut ke platform Telegram dan X, memperlihatkan rekaman ancaman yang ditujukan kepada korban.
Tidak jelas apakah polisi atau aparat setempat telah mengambil langkah hukum terkait insiden tersebut, namun rekaman itu telah mendapatkan ribuan tayangan dan dibagikan oleh sejumlah pengguna.
Telegram
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan agama dan sosial di India, di mana kelompok-kelompok Hindu radikal sering dikritik karena menyebarkan ujaran kebencian berbasis agama terhadap minoritas Muslim, termasuk ancaman kekerasan seksual secara online maupun offline.
Kelompok advokasi hak asasi manusia mencatat bahwa ujaran kebencian dan ancaman kekerasan seksual terhadap perempuan Muslim sering muncul di media sosial, dengan beberapa kasus sebelumnya yang telah dilaporkan mendapatkan sorotan luas di media internasional.
Laporan lebih lanjut mengenai tindakan hukum, respon aparat keamanan, dan identifikasi terduga pelaku masih belum tersedia secara publik pada saat berita ini disusun. (hanoum/arrahmah.id)
