TEL AVIV (Arrahmah.id) -- Pasukan keamanan 'Israel' menangkap seorang pemuda Muslim 'Israel' (18) di Negev yang dituduh merencanakan bom bunuh diri dengan menargetkan tentara di terminal bus Beersheba, ungkap Badan Keamanan Israel (Shin Bet) dan Kepolisian Israel, pada Rabu (3/12/2025).
Tersangka, yang ditangkap pada bulan November, seperti dilansir JNS (3/12) tertangkap Shin Bet dan petugas dari Kepolisian Israel Distrik Selatan sebelum aksinya berhasil dilakukan.
Menurut penyelidikan, tersangka terbukti telah melakukan tindakan untuk membuat alat peledak dan kedapatan memiliki instruksi pembuatan bom yang ia dapat dari media daring.
Kejaksaan Distrik Selatan pada hari Rabu mengajukan dakwaan yang mencakup pelanggaran persiapan untuk melakukan aksi terorisme, menerima pelatihan untuk tujuan teroris, dan pelanggaran senjata, menurut pernyataan tersebut.
Terduga pelaku dituduh telah terlibat dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) (hanoum/arrahmah.id)
