GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Al-Quds, sayap militer dari Gerakan Jihad Islam, mengumumkan bahwa sejak kemarin mereka kehilangan kontak dengan satu tim yang bertugas menjaga seorang tentara 'Israel' yang ditawan, setelah tentara pendudukan 'Israel' melakukan penyusupan dan mengepung area yang tidak disebutkan namanya.
Dalam pernyataan di saluran Telegram resminya, juru bicara Brigade Al-Quds, Abu Hamza, mengatakan bahwa mereka kehilangan komunikasi dengan kelompok penjaga tawanan bernama Rom Breslavski, usai pasukan 'Israel' menyerbu dan mengepung lokasi tersebut. Hingga kini, nasib kelompok itu masih belum diketahui.
Pengumuman ini datang di tengah sikap keras 'Israel' yang tetap bersikukuh membebaskan para tentaranya melalui operasi militer di Jalur Gaza, sembari menolak melanjutkan jalur negosiasi dengan pihak perlawanan Palestina.
Sementara itu, keluarga para tawanan 'Israel' yang ditahan di Gaza mengaku dilanda kecemasan dan ketakutan, setelah muncul laporan bahwa militer 'Israel' akan melancarkan serangan baru di wilayah tengah Gaza.
Menurut data resmi 'Israel', jumlah tawanan yang ditahan di Jalur Gaza diperkirakan mencapai 55 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang diyakini masih hidup, sementara 35 lainnya dianggap telah tewas.
Perlawanan Palestina terus berupaya menambah jumlah tentara 'Israel' yang ditawan. Pada pertengahan bulan ini, Brigade Al-Quds mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan “operasi gabungan dan berskala besar” yang menargetkan kendaraan pengangkut pasukan 'Israel' di wilayah Abasan al-Kabirah. Operasi tersebut bertujuan untuk menangkap sejumlah tentara 'Israel', dan dianggap sebagai salah satu upaya penyanderaan paling signifikan yang dilakukan faksi-faksi perlawanan dalam beberapa waktu terakhir.
Di sisi lain, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, sebelumnya juga merilis rekaman video yang memperlihatkan tentara 'Israel' di Gaza, dan menyerukan kepada mereka untuk menyerah dan menjadi tawanan daripada terbunuh.
Pada 10 bulan lalu, Al Jazeera menayangkan cuplikan eksklusif yang mendokumentasikan upaya penyanderaan terhadap seorang tentara 'Israel' oleh pasukan Al-Qassam di Kota Khan Yunis, Gaza selatan. Dalam video tersebut terlihat bagaimana para pejuang Al-Qassam berusaha menangkap seorang tentara 'Israel' sebelum akhirnya ia terbunuh, dalam serangan terhadap sekelompok tentara dan kendaraan militer di wilayah Abasan al-Kabirah, sebelah timur Khan Yunis.
Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, juga sebelumnya memperingatkan bahwa pasukan pendudukan 'Israel' akan terus mengalami kerugian setiap hari, dari utara hingga selatan Gaza, dalam sebuah “perang kelelahan” yang terus berlangsung. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa perlawanan Gaza kemungkinan besar akan segera kembali berhasil menangkap tentara 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)
