Memuat...

Serangan Pisau Gegerkan Inggris: 9 Penumpang Terluka di Kereta Dekat Cambridge

Samir Musa
Ahad, 2 November 2025 / 12 Jumadilawal 1447 12:18
Serangan Pisau Gegerkan Inggris: 9 Penumpang Terluka di Kereta Dekat Cambridge
Polisi tengah menyelidiki insiden penikaman di dalam kereta dekat Cambridge, wilayah timur Inggris (AFP).

CAMBRIDGE (Arrahmah.id) — Sedikitnya sembilan orang mengalami luka-luka dalam serangan penikaman di dalam sebuah kereta di wilayah Cambridgeshire, Inggris Timur, pada Sabtu (1/11) malam. Polisi Inggris mengumumkan bahwa dua orang pelaku telah ditangkap terkait insiden tersebut, yang oleh Perdana Menteri Keir Starmer disebut sebagai “peristiwa yang mengerikan”.

Dalam pernyataan di platform X (Twitter), Kepolisian Transportasi Inggris menyebut pihaknya menerima laporan adanya insiden penikaman di kereta yang menuju ke kota Huntingdon. Beberapa penumpang dilaporkan menjadi korban serangan tersebut.

Polisi Cambridgeshire menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.39 waktu setempat. Satuan bersenjata segera dikerahkan ke Stasiun Huntingdon—sekitar 120 kilometer di utara London—untuk mengamankan lokasi dan menghentikan kereta.

“Dua orang pria telah ditangkap dan sejumlah korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujar kepolisian dalam pernyataannya.

Menurut laporan terbaru, sepuluh orang dilarikan ke rumah sakit, sembilan di antaranya mengalami luka yang “mengancam jiwa”. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik pasukan bersenjata Inggris naik ke dalam kereta, disertai kepanikan para penumpang.

Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas insiden tersebut. “Doa kami untuk semua korban. Saya berterima kasih kepada tim darurat atas respon cepat mereka terhadap peristiwa yang mengerikan ini,” tulisnya di platform X.

Sementara itu, Wali Kota Cambridgeshire dan Peterborough, Paul Bristow, menyebut pemandangan di dalam kereta itu “mengerikan”, dan menyerukan peningkatan langkah-langkah keamanan di transportasi publik.

Polisi hingga kini masih menyelidiki motif di balik serangan tersebut. Belum ada keterangan apakah insiden itu terkait dengan tindak kriminal terencana atau berlatar belakang terorisme.

(Samirmusa/arrahmah.id)