Memuat...

Serangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan 40 Orang dan Lukai 170 Lainnya

Hanin Mazaya
Jumat, 17 Oktober 2025 / 26 Rabiulakhir 1447 15:27
Serangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan 40 Orang dan Lukai 170 Lainnya
(Foto: Tolo News)

SPIN BOLDAK (Arrahmah.id) - Setidaknya 40 orang tewas dan 170 lainnya luka-luka dalam serangan udara Pakistan baru-baru ini di kawasan permukiman di distrik Spin Boldak, Kandahar. Sebagian besar korban dilaporkan adalah perempuan dan anak-anak.

Para pejabat setempat menyatakan bahwa serangan tersebut langsung menyasar rumah-rumah warga sipil, menyebabkan kerugian besar bagi manusia dan finansial warga setempat, lansir Tolo News (17/10/2025).

Karimullah Zubair Agha, Kepala Dinas Kesehatan Masyarakat Spin Boldak, mengatakan: "Korban sipil sangat tinggi. Serangan udara kemarin semakin menambah jumlah korban. Kini, total korban luka-luka dan tewas mencapai 170 orang."

Ini menandai eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan, yang telah memicu reaksi luas.

Para penyintas serangan mengklaim bahwa Pakistan, yang melanggar aturan perang, sengaja menyasar infrastruktur sipil dan warga sipil di Spin Boldak.

Haji Bahram, seorang korban serangan udara, mengatakan: "Saya belum pernah melihat ketidakadilan seperti ini dalam sejarah. Sebuah negara yang menyebut dirinya Muslim telah mengebom perempuan, anak-anak, dan rumah-rumah di sini. Semuanya harus diselesaikan melalui dialog."

Abdul Zahir, seorang penyintas lainnya, mengatakan: "Mereka mengebom anak-anak dan perempuan Muslim. Pakistan melakukan ini dengan sangat lancang."

Noorghali, yang juga terluka dalam serangan udara, menyatakan: "Tidak ada personel militer di sini, hanya warga sipil dan sebuah pasar lokal, namun kami tetap menjadi sasaran."

Selain serangan udara, penembakan dari artileri Pakistan juga telah merusak rumah-rumah warga sipil di wilayah Nokli, Haji Hassan Kelay, Wardak, Kuchian, Shorabak, dan Shaheed.

Warga di wilayah ini melaporkan mengalami kerusakan parah akibat insiden-insiden ini.

Dawajan, warga lain yang terdampak serangan tersebut, mengatakan: "Semua orang di sini telah terdampak oleh serangan Pakistan. Rumah-rumah telah hancur dan banyak yang kehilangan anggota keluarga."

Hukum Khan, korban lainnya, mengatakan: "Serangan itu terjadi pada malam hari saat orang-orang sedang tidur. Banyak yang tewas, dan beberapa terpaksa menguburkan orang yang mereka cintai dengan tangan mereka sendiri."

Jenazah para korban dimakamkan hari ini di pemakaman umum distrik Spin Boldak, dengan ratusan warga setempat menghadiri pemakaman.

Setelah bentrokan dan serangan udara, Spin Boldak dilaporkan lebih tenang hari ini, dan pasar-pasar lokal sebagian telah dibuka kembali. (haninmazaya/arrahmah.id)