Memuat...

Siti Nurhaliza Desak Pembebasan Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditahan "Israel"

Ameera
Sabtu, 4 Oktober 2025 / 13 Rabiulakhir 1447 11:55
Siti Nurhaliza Desak Pembebasan Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditahan "Israel"
Siti Nurhaliza Desak Pembebasan Relawan Global Sumud Flotilla yang Ditahan "Israel"

KUALA LUMPUR (Arrahmah.id) – Penyanyi ternama asal Malaysia, Datuk Seri Siti Nurhaliza Tarudin, turut menyuarakan desakan keras agar seluruh relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) segera dibebaskan oleh tentara Zionis "Israel".

Para relawan itu ditahan saat berlayar menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

“Sebagai rakyat Malaysia, saya mendesak pembebasan segera relawan Malaysia yang ditahan tentara Zionis,” ujar Siti Nurhaliza dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram resminya, @ctdk, yang dilihat di Kuala Lumpur, Sabtu (4/10) dini hari.

Siti menegaskan bahwa misi Global Sumud Flotilla sama sekali tidak berkaitan dengan konflik bersenjata, melainkan murni misi kemanusiaan.

Armada tersebut membawa bantuan medis, pangan, serta keperluan dasar bagi masyarakat Gaza yang telah lama menderita akibat blokade dan serangan berkepanjangan dari Israel.

“Mereka menjalankan misi dengan damai dan mematuhi undang-undang internasional. Penahanan terhadap para relawan adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” tegas pelantun Cindai itu.

Ia juga menyerukan agar masyarakat dunia tidak diam, tetapi bersatu menyuarakan keadilan dan menekan Israel untuk segera melepaskan semua relawan yang kini berada dalam tahanan.

“Seluruh dunia wajib bersuara dan memastikan mereka dibebaskan segera,” ujarnya.

Sebelumnya, puluhan relawan dari 44 negara dilaporkan ikut dalam armada Global Sumud Flotilla, yang terdiri dari puluhan kapal kemanusiaan. Namun, armada tersebut diadang dan ditahan pasukan laut Israel saat hendak memasuki perairan Gaza.

Peristiwa itu memicu gelombang kecaman internasional dan semakin menyulut amarah masyarakat dunia terhadap tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional dan prinsip kemanusiaan.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri mendapat dukungan luas dari berbagai tokoh, aktivis, dan lembaga kemanusiaan lintas negara, termasuk Malaysia, Indonesia, Turki, dan sejumlah negara Eropa, sebagai simbol solidaritas global untuk rakyat Palestina.

(ameera/arrahmah.id)