Memuat...

Tunawisma di Inggris Meningkat Tajam, Layanan di Bawah Tekanan Besar

Hanin Mazaya
Selasa, 11 November 2025 / 21 Jumadilawal 1447 18:12
Tunawisma di Inggris Meningkat Tajam, Layanan di Bawah Tekanan Besar
Tunawisma di Inggris Meningkat Tajam, Layanan di Bawah Tekanan Besar

LONDON (Arrahmah.id) - Tunawisma di Inggris telah meningkat tajam selama setahun terakhir, menurut sebuah laporan baru yang memperingatkan bahwa pemerintah daerah sedang berjuang untuk mengatasi meningkatnya permintaan dan tekanan keuangan.

Laporan Homelessness Monitor England 2025 oleh lembaga amal Crisis yang berbasis di Inggris menemukan bahwa jumlah orang yang tidur di jalanan meningkat sebesar 20% dalam setahun terakhir menjadi 4.667 orang, hampir dua kali lipat dari titik terendah yang dicapai selama pandemi COVID-19, lansir Anadolu (11/11/2025).

Lebih dari separuh orang yang tidur di jalanan di London kini bukan warga negara Inggris, mencerminkan peningkatan aplikasi suaka dan upaya untuk menyelesaikan penumpukan kasus, kata laporan itu.

Pada 2024, 330.000 rumah tangga dinilai oleh dewan –pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas layanan publik– sebagai tunawisma atau berisiko menjadi tunawisma, naik 4% dalam setahun dan 21% selama tiga tahun, catat laporan tersebut.

Kasus di London meningkat jauh lebih cepat, dengan peningkatan 7% di antara mereka yang berisiko dan 27% di antara mereka yang sudah tunawisma. Tujuh puluh persen otoritas lokal mengatakan permintaan layanan tunawisma telah meningkat.

Studi ini menemukan peningkatan tajam tunawisma yang disebabkan oleh penggusuran dari akomodasi suaka Kementerian Dalam Negeri –naik 37%– dan di antara orang-orang yang meninggalkan lembaga seperti penjara atau rumah sakit, yang naik 22%.

Jumlah kasus yang terkait dengan kekerasan dalam rumah tangga juga telah meningkat 14% sejak tahun 2021, menyusul perlindungan hukum baru yang diperkenalkan bagi para penyintas.

Pada saat yang sama, efektivitas sistem dalam menyelesaikan tunawisma telah menurun.

Kasus yang mendapatkan akomodasi turun dari 47% pada tahun 2021 menjadi 39% pada tahun 2024.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa sistem tunawisma Inggris "berada di bawah tekanan yang sangat besar," memperingatkan bahwa upaya pencegahan terlewatkan, layanan dukungan terbatas, dan dewan kota semakin kesulitan untuk menyediakan perumahan bagi mereka yang membutuhkan. (haninmazaya/arrahmah.id)