Memuat...

10 Bentrokan Bersenjata Dilaporkan di Perbatasan Afghanistan-Tajikistan

Hanin Mazaya
Kamis, 31 Juli 2025 / 7 Safar 1447 15:31
10 Bentrokan Bersenjata Dilaporkan di Perbatasan Afghanistan-Tajikistan
(Foto: Tolo News)

TAJIK (Arrahmah.id) - Badan Pengawas Narkoba Tajikistan telah melaporkan sepuluh bentrokan bersenjata antara pasukan keamanannya dan pengedar narkoba dari Afghanistan di sepanjang perbatasan kedua negara.

Menurut Sammad Zafar, kepala badan tersebut, 54,4 persen dari 3.107 kilogram narkoba yang disita selama periode ini dicegat di perbatasan Afghanistan.

Sebuah media Rusia mengutip: "Layanan Pers Badan Pengawas Narkoba di bawah Presiden Tajikistan melaporkan bahwa pada paruh pertama 2025, negara tersebut menyita 3.107 kilogram narkotika dari peredaran ilegal. Menurut direktur badan tersebut, Zafar Sammad, 54,4 persen dari narkotika ini disita di perbatasan dengan Afghanistan."

Ahmad Khan Andar, seorang analis urusan militer, menyatakan: "Kekhawatiran Tajikistan tentang perdagangan narkoba dari negara kami tidak berdasar. Afghanistan berbagi perbatasan kering dengan semua negara tetangganya, dan salah satu dari negara tersebut berpotensi disalahgunakan sebagai rute transit untuk perdagangan narkotika ke Tajikistan."

Para analis politik meyakini bahwa Imarah Islam telah melakukan upaya serius untuk memerangi perdagangan dan budidaya narkoba, tetapi mereka menekankan bahwa kerja sama regional sangat penting untuk mencapai hasil yang berkelanjutan, lansir Tolo News (31/7/2025).

Fazl-ur-Rahman Oria, seorang analis politik, mengatakan: "Jika Tajikistan benar-benar ingin memerangi perdagangan narkoba secara efektif, terutama mengingat Pakistan adalah sumber sebagian besarnya, maka Tajikistan harus membangun koordinasi yang lebih luas dan efektif dengan pemerintah Afghanistan."

Sejak kembalinya Imarah Islam ke tampuk kekuasaan, para pemimpinnya telah mengeluarkan dekrit yang melarang budidaya dan perdagangan narkotika. Kementerian Dalam Negeri telah berulang kali menekankan bahwa budidaya dan penyelundupan narkoba telah berhasil diberantas hingga nol.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa secara konsisten melaporkan bahwa budidaya dan perdagangan narkoba di Afghanistan telah menurun lebih dari 90 persen. (haninmazaya/arrahmah.id)