GAZA (Arrahmah.id) - Sham, putri jurnalis Al Jazeera Anas Al-Sharif, menyampaikan permohonan memilukan untuk menghentikan genosida 'Israel' yang sedang berlangsung di Gaza, dalam sebuah video yang baru-baru ini dibagikan oleh sang ayah. Namun, Anas Al-Sharif secara sengaja dibunuh oleh pasukan 'Israel' pada Ahad (10/8/2025), bersama lima rekan jurnalisnya.
Dalam rekaman tersebut, Sham yang berusia empat tahun berbicara dari sebuah bangunan yang hancur di Jalur Gaza, menceritakan kengerian yang ia alami selama genosida 'Israel' dan mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan ayahnya di tengah serangan.
“Aku ingin hidup seperti anak-anak lain di dunia. Penjajah terus mengebom kami. Kami ingin perang ini berakhir karena kami lelah. Kami ingin makanan. Kami ingin ayam. Kami ingin daging. Kami ingin air. Kami ingin segalanya,” katanya.
“Aku telah melalui seluruh perang ini. Penjajah membombardir kami dan membombardir rumah-rumah. Netanyahu tidak mau menghentikan perang,” tambahnya.
Sham berkata, “Aku takut ayahku (mati) karena pengeboman itu.” (zarahamala/arrahmah.id)
