Memuat...

Atasi Pengangguran, Imarah Islam Luncurkan Lebih dari 400 Proyek Infrastruktur

Hanin Mazaya
Selasa, 5 Agustus 2025 / 12 Safar 1447 17:00
Atasi Pengangguran, Imarah Islam Luncurkan Lebih dari 400 Proyek Infrastruktur
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Rencana telah disusun tahun ini untuk pelaksanaan 410 proyek pembangunan dan infrastruktur.

Menurut Kementerian Ekonomi, ratusan proyek infrastruktur telah diluncurkan menggunakan sumber daya dalam negeri untuk mengurangi pengangguran.

Abdul Rahman Habib, juru bicara Kementerian Ekonomi, menyatakan: “Sebagai bagian dari agenda tahun ini, 410 proyek pembangunan dan infrastruktur utama dan fundamental didanai oleh sumber pendapatan dalam negeri. Sebagian besar fokus pada pembangunan dan infrastruktur. Setelah diimplementasikan, proyek-proyek ini akan menciptakan peluang kerja bagi ratusan orang.”

Pengangguran dan kemiskinan tetap menjadi tantangan ekonomi utama di Afghanistan, yang secara berulang kali menimbulkan kekhawatiran dari organisasi internasional, termasuk PBB, lansir Tolo News (5/8/2025).

Beberapa warga Kabul mengatakan bahwa kurangnya peluang kerja telah menyebabkan kesulitan keuangan yang parah bagi mereka dan mereka mendesak Imarah Islam untuk mengambil langkah-langkah praktis.

Ali, seorang warga Kabul, mengatakan: “Ada ribuan orang seperti saya yang menganggur. Orang-orang menderita akibat situasi ini. Beberapa bahkan terpaksa beralih ke pekerjaan alternatif karena kurangnya pekerjaan. Dengan kedatangan Imarah Islam, keamanan telah membaik, tetapi masih belum ada bisnis atau pekerjaan.”

Seorang warga Kabul lainnya, Rohit, juga mengatakan: “Lebih baik menciptakan peluang kerja di sini. Seorang pemuda seharusnya bisa bekerja di negaranya sendiri daripada harus migrasi ke Iran. Jalanan penuh dengan bahaya. Lebih baik seorang pemuda mencari pekerjaan dan membawa makanan pulang untuk keluarganya.”

Namun, para ahli ekonomi menekankan bahwa proyek-proyek jangka pendek saja tidak cukup untuk mengurangi pengangguran secara berkelanjutan. Investasi yang lebih luas dalam sumber daya domestik diperlukan.

Ekonom Mohammad Asif Stanekzai menambahkan: “Untuk memberantas kemiskinan, strategi ekonomi komprehensif —baik yang berbasis sumber daya alam maupun sektor lain— harus diterapkan. Bantuan kemanusiaan saja tidak akan pernah dapat menghilangkan kemiskinan.”

Sementara itu, dalam sidang terbarunya, Dewan Keamanan PBB menyebut kemiskinan, pengangguran, dan migrasi sebagai tantangan paling mendesak Afghanistan, seraya menyerukan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan dan pembebasan aset negara yang dibekukan. (haninmazaya/arrahmah.id)