MIZORAM (Arrahmah.id) - Pertempuran sengit di Myanmar yang dilanda perang telah memaksa hampir 4.000 orang mengungsi ke India dalam empat hari terakhir, para pejabat India di negara bagian Mizoram di timur laut mengatakan pada Senin (7/7/2025).
Para pengungsi, yang melintasi rute-rute berhutan lebat menuju negara tetangga India, melarikan diri dari bentrokan antara kelompok-kelompok bersenjata suku Chin yang saling bersaing, kata Menteri Dalam Negeri negara bagian Mizoram, Vanlalmawia, kepada AFP.
“Banyak dari mereka yang memiliki kerabat di pihak India, jadi mereka tinggal bersama mereka,” katanya. “Yang lainnya ditampung di balai-balai masyarakat.”
Negara bagian perbukitan yang terpencil ini telah menampung lebih dari 30.000 pengungsi dari Myanmar, di mana perang saudara yang mematikan telah berkecamuk sejak militer mengambil alih kekuasaan pada 2021.
Seorang perwira senior polisi negara bagian mengatakan “sekitar 4.000 orang telah datang dalam empat hari terakhir,” berbicara tanpa menyebut nama.
Polisi mengatakan pertempuran antara kedua kelompok -yang sama-sama menentang pemerintahan militer- terus berlanjut untuk menguasai wilayah yang dikenal sebagai Chinland.
“Situasi di sisi lain perbatasan masih tegang, jadi kami belum meminta mereka untuk kembali,” kata pejabat polisi itu.
India, yang telah berusaha untuk memperdalam hubungan dengan Myanmar sebagai penyeimbang pengaruh Cina yang semakin besar, telah menghindar untuk secara eksplisit mengutuk kudeta militer tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)
