Memuat...

Brigade Al-Qassam Ungkap Cara Mereka Mengelabui Tentara 'Israel' Saat Operasi Pengambilan Jenazah di Gaza

Zarah Amala
Kamis, 6 November 2025 / 16 Jumadilawal 1447 08:30
Brigade Al-Qassam Ungkap Cara Mereka Mengelabui Tentara 'Israel' Saat Operasi Pengambilan Jenazah di Gaza
Foto: tangkapan video

GAZA (Arrahmah.id) - Sayap militer gerakan perlawanan Hamas, Brigade Al-Qassam, merilis video baru pada Rabu (5/11/2025) berjudul “This Is the Real Scene.” Video ini menampilkan bagaimana para pejuang Palestina menipu dan mengelabui tentara 'Israel' selama operasi pencarian jenazah tawanan tentara 'Israel' yang tewas di Gaza.

Rekaman tersebut memperlihatkan berbagai taktik kamuflase dan pengelabuan yang digunakan Al-Qassam untuk mencegah 'Israel' memperoleh informasi nyata tentang lokasi jenazah-jenazah tentaranya. Menurut kelompok perlawanan itu, pasukan 'Israel' memantau proses evakuasi melalui drone, lalu menambahkan lokasi-lokasi tersebut ke dalam daftar target mereka. 'Israel' kemudian mengebom lokasi-lokasi itu dalam serangan udara yang dilancarkan setelah gencatan senjata diumumkan.

Menurut Al-Qassam, video yang baru-baru ini dirilis oleh militer 'Israel' yang memperlihatkan pengambilan satu jenazah tentara, sebenarnya adalah bagian dari operasi kontra-penipuan yang sengaja diatur oleh unit keamanan Hamas. Dalam pernyataannya, Al-Qassam mengatakan bahwa “musuh telah terjebak dalam skenario ini dan mencoba memanfaatkan rekaman itu untuk merusak citra perlawanan.”

Al-Qassam menegaskan bahwa mereka telah menerapkan berbagai metode pengelabuan untuk menyesatkan intelijen 'Israel' dan menyembunyikan lokasi sebenarnya dari jenazah-jenazah tersebut. Video itu ditutup dengan pesan tajam:

“Etika perlawanan kami dan ajaran iman kami dalam memperlakukan tawanan dan jenazah tidak akan pernah bisa dipahami oleh kaum Nazi dan pengisap darah.”

Sebelumnya pada Rabu (5/11), Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa mereka akan menyerahkan jenazah seorang tawanan tentara 'Israel' yang ditemukan di kawasan Shuja’iyya, Kota Gaza, pada malam harinya.

Pada Ahad (2/11) sebelumnya, Hamas telah menyerahkan tiga jenazah tentara 'Israel' kepada Komite Palang Merah Internasional. Di antara mereka terdapat Kolonel Asaf Hamami, perwira 'Israel' berpangkat tertinggi yang ditangkap oleh Al-Qassam dalam operasi Banjir Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023.

Sejak dimulainya gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tawanan pada 10 Oktober, Hamas telah membebaskan 20 tawanan tentara 'Israel' dalam keadaan hidup dan mengembalikan 21 jenazah lainnya dari total 28 tawanan yang ada. Namun, 'Israel' sebelumnya mengklaim bahwa salah satu jenazah yang diterima tidak cocok dengan identitas tentaranya yang hilang. (zarahamala/arrahmah.id)