GAZA (Arrahmah.id) - Tentara 'Israel' telah memperkenalkan sebuah sistem teknologi baru untuk memantau para serdadu di media sosial. Tujuannya, menurut klaim mereka, adalah untuk mencegah penyebaran informasi sensitif atau rahasia secara daring. Namun para kritikus memperingatkan bahwa langkah ini bisa jadi dimaksudkan untuk menutupi kejahatan perang 'Israel'.
Langkah tersebut diambil setelah laporan-laporan 'Israel' mengungkap bahwa Hamas berhasil membangun jaringan intelijen besar dengan mengumpulkan informasi dari akun media sosial para tentara 'Israel'. Informasi itu disebut-sebut membantu Hamas merencanakan operasi perlawanan pada 7 Oktober.
Tentara 'Israel' pada Rabu (26/11/2025) mengatakan bahwa mereka telah menerapkan sistem bernama “Morpheus”, sebuah teknologi berbasis kecerdasan buatan yang melacak akun-akun media sosial para tentara. Sistem ini memindai semua unggahan, baik teks, foto, maupun video.
Morpheus dapat mendeteksi unggahan yang memuat detail sensitif, seperti lokasi pangkalan militer, senjata rahasia, atau informasi terklasifikasi lainnya. Jika sebuah unggahan dianggap membahayakan “keamanan nasional”, sistem akan mengirim pesan otomatis kepada tentara yang bersangkutan, memerintahkan mereka untuk menghapusnya. Dalam kasus yang dianggap serius, seorang petugas keamanan informasi akan menghubungi tentara tersebut melalui telepon.
Militer 'Israel' memperkirakan Morpheus akan memperoleh persetujuan hukum penuh, dan mereka berencana untuk memulai operasi penuh pada awal Desember.
Sistem ini bekerja pada dua lapisan. Pertama, ia memantau akun-akun publik milik tentara aktif. Sekitar 170.000 tentara memiliki akun semacam itu. Kedua, Morpheus juga memantau tentara cadangan, yang dalam kehidupan sipil dianggap sebagai warga biasa.
Militer melaporkan bahwa Morpheus telah menjalani uji coba selama empat bulan, memantau akun milik 45.000 tentara. Sejumlah unggahan dilaporkan memicu peringatan, dan unit keamanan informasi kemudian menghubungi para tentara tersebut untuk meminta mereka menghapus postingan itu. (zarahamala/arrahmah.id)
