Memuat...

Dalam Sehari, 'Israel' Bombardir Warung Makan, Sekolah, hingga Tenda Pengungsi di Gaza

Zarah Amala
Jumat, 4 Juli 2025 / 9 Muharam 1447 12:51
Dalam Sehari, 'Israel' Bombardir Warung Makan, Sekolah, hingga Tenda Pengungsi di Gaza
Tidak ada yang aman, 'Israel' serang semua, dari tempat nakan sampai sekolah dalam 24 jam terakhir (QNN)

GAZA (Arrahmah.id) – Dalam 24 jam terakhir, serangan mematikan yang dilancarkan oleh 'Israel' di seluruh Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 180 warga Palestina, termasuk anak-anak. Serangan itu menghantam sekolah, warung makan, tenda-tenda, rumah-rumah, serta warga sipil yang putus asa sedang mencari bantuan.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengumumkan pada Kamis dini hari (3/7/2025), pukul 12:17 waktu setempat, bahwa pasukan pendudukan 'Israel' telah melakukan 26 pembantaian dalam 48 jam terakhir, menewaskan lebih dari 300 warga sipil di seluruh Jalur Gaza. Ratusan lainnya dilaporkan terluka, dan banyak masih hilang tertimbun reruntuhan.

Menurut kantor tersebut, sebagian besar pembantaian ini menargetkan:

  • Pengeboman tempat penampungan yang penuh sesak dan pusat pengungsian yang menampung puluhan ribu warga yang terusir.

  • Serangan terhadap tempat-tempat umum seperti Kafe Al-Baqa dan warung makan.

  • Serangan terhadap keluarga Palestina di dalam rumah mereka sendiri.

  • Pengeboman pasar lokal dan infrastruktur vital.

  • Penembakan terhadap warga yang kelaparan saat mencari makanan.

Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak, seluruhnya warga sipil tak bersenjata, menandakan adanya “strategi yang disengaja oleh pendudukan untuk menargetkan kelompok paling rentan dalam populasi.”

Dibakar Hidup-Hidup

Menurut laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina pada Kamis (3/7) pukul 14:40 waktu setempat, lebih dari 180 warga Palestina tewas dan 581 lainnya luka-luka dalam serangan 'Israel' selama 24 jam terakhir.

Berikut beberapa target yang diserang 'Israel' dalam 24 jam terakhir:

  • Pencari Bantuan: Sebanyak 12 warga kelaparan yang tengah mencari bantuan makanan tewas, dan lebih dari 49 lainnya luka-luka setelah 'Israel' menyerang mereka di Gaza selatan dan tengah.

  • Sekolah: Serangan 'Israel' menghantam Sekolah Hafez di lingkungan Al-Rimal, Gaza City barat, yang menampung ratusan keluarga pengungsi. Sedikitnya 15 orang tewas. Sumber setempat melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar yang membakar korban hidup-hidup, termasuk anak-anak.

  • Warung Makan: Sebuah warung falafel di dekat Rumah Sakit Awda, Gaza tengah, diserang dan menyebabkan sedikitnya 7 orang tewas.

  • Tenda-Tenda Pengungsi: Sejumlah tenda juga menjadi sasaran. Salah satu serangan menewaskan satu keluarga beranggotakan enam orang, ayah, ibu, dan keempat anak mereka, bersama 7 korban lainnya di zona yang disebut "aman" di Al-Mawasi, Gaza selatan.

  • Rumah-Rumah Warga: Puluhan rumah turut menjadi target. Salah satunya adalah rumah milik Dr. Marwan Al-Sultan, direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara. Ia, istrinya, dan lima anggota keluarganya tewas akibat serangan 'Israel' di rumah mereka di sebelah barat Gaza City. (zarahamala/arrahmah.id)