Memuat...

Format Moskow Membahas Masa Depan Politik dan Ekonomi Afghanistan

Hanin Mazaya
Rabu, 8 Oktober 2025 / 17 Rabiulakhir 1447 16:26
Format Moskow Membahas Masa Depan Politik dan Ekonomi Afghanistan
(Foto: Tolo News)

MOSKOW (Arrahmah.id) - Pertemuan konsultatif ke-7 Format Moskow tentang Afghanistan, yang berfokus pada rekonsiliasi nasional dan kerja sama regional di bidang politik dan ekonomi, diselenggarakan oleh Rusia pada Selasa (7/10/2025).

Perwakilan dari Afghanistan, India, Iran, Kazakhstan, Cina, Kirgistan, Pakistan, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan menghadiri pertemuan tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, dalam sambutan pembukaannya, menekankan pentingnya stabilitas dan keamanan di kawasan dan memperingatkan tentang kehadiran pasukan militer non-regional di wilayah Afghanistan, menyebutnya sebagai ancaman bagi perdamaian dan pembangunan regional, lansir Tolo News.

Ia menyatakan: “Kami menekankan bahwa selama empat tahun terakhir, pemerintahan Imarah Islam telah menjadi lebih kuat dan kini memerintah negara dengan keyakinan dan stabilitas yang lebih besar. Kita harus mengakui bahwa meskipun dalam kondisi sulit, kepemimpinan Kabul telah berhasil menjalankan tugasnya secara efektif.”

Menteri Luar Negeri Imarah Islam, Amir Khan Muttaqi, mengapresiasi langkah Rusia yang mengakui Imarah Islam, dan menekankan bahwa Afghanistan kini telah bertransformasi dari sekadar tantangan keamanan menjadi mitra bagi stabilitas regional dan peluang bagi pertumbuhan ekonomi.

Tanpa menyebut nama negara tertentu, Muttaqi mengatakan beberapa pihak, alih-alih mengakui perdamaian dan stabilitas yang dicapai di Afghanistan, justru mencoba menggambarkan negara tersebut sebagai ancaman regional.

“Pandangan kami adalah bahwa transformasi positif ini harus didukung dan dikelola dengan lebih baik agar kesalahan masa lalu tidak terulang. Kawasan kita tidak boleh lagi menjadi korban ketidakamanan yang disebabkan oleh kesalahan perhitungan dan kebijakan masa lalu yang cacat,” tambahnya.

Di sela-sela pertemuan tersebut, para menteri luar negeri Afghanistan dan Rusia bertemu untuk membahas penguatan hubungan politik, perluasan kerja sama ekonomi, dan penanganan isu-isu regional.

Muttaqi mengatakan: “Setelah pengakuan Rusia atas Afghanistan, peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengembangkan hubungan politik, ekonomi, dan lainnya telah muncul, dan kita sekarang dapat bergerak maju dengan kerja sama yang tulus di berbagai bidang.”

Lavrov menyatakan: "Kami dapat melihat bagaimana pemerintah Anda berupaya menstabilkan situasi di Imarah Islam Afghanistan."

Pertemuan kuadrilateral antara Rusia, Iran, Cina, dan Pakistan juga diadakan di sela-sela pertemuan tersebut, di mana para peserta menekankan dukungan mereka terhadap Afghanistan dan kerja sama bersama dalam memerangi terorisme.

Dalam pernyataan bersama, negara-negara anggota Format Moskow menegaskan kembali dukungan mereka terhadap Afghanistan sebagai negara yang merdeka, bersatu, dan damai.

Para pihak juga menyerukan penguatan kerja sama dalam memerangi terorisme, baik di tingkat bilateral maupun multilateral, dan menekankan bahwa Afghanistan harus didukung dalam mengambil langkah-langkah komprehensif untuk memberantas terorisme dalam waktu singkat. (haninmazaya/arrahmah.id)