Memuat...

Geng Pro-Israel Berkeliaran di Gaza, Tantang Hamas dan Perburuk Keamanan

Hanoum
Sabtu, 31 Januari 2026 / 13 Syakban 1447 05:24
Geng Pro-Israel Berkeliaran di Gaza, Tantang Hamas dan Perburuk Keamanan
Anggota geng Anti-Hamas di Gaza. [Foto: The Jerusalem Post]

GAZA (Arrahmah.id) -- Sejumlah geng bersenjata yang diduga mendapat dukungan atau fasilitas dari 'Israel' kini berkeliaran di Gaza dan melakukan operasi militer melawan kelompok perlawanan Palestina Hamas, memicu kekhawatiran tentang meningkatnya kekerasan dan ketidakstabilan di wilayah yang sudah rapuh.

Kelompok-kelompok ini terlihat aktif menargetkan anggota keamanan Hamas dan memperluas pengaruh mereka di area yang di luar kontrol penuh Hamas setelah perang berkepanjangan.

Dilansir The Guardian (30/1/2026), pemerintah 'Israel' telah secara tidak langsung atau diam-diam mendukung sejumlah milisi anti-Hamas di Gaza sebagai upaya melemahkan dominasi Hamas setelah konflik berkepanjangan, termasuk melalui penyaluran senjata, intelijen, dan dukungan logistik, sebuah strategi yang dipandang sebagai bagian dari taktik Israel untuk mempertahankan tekanan tanpa keterlibatan militer langsung.

Salah satu kelompok yang sering disebut adalah Popular Forces, yang dipimpin oleh tokoh lokal dan beroperasi terutama di Rafah dan bagian selatan Gaza, dan telah melakukan serangan yang membunuh pejabat Hamas serta menghambat struktur keamanan Hamas di wilayah tertentu.

Keberadaan kelompok ini sering dibahas dalam konteks semakin kompleksnya lanskap keamanan di Gaza di mana kekosongan kekuasaan setelah perang memunculkan milisi-milisi kecil bersenjata.

Selain Popular Forces, ada pula faksi lain seperti Shuja’iyya Popular Defense Forces, yang beroperasi di area Shuja’iyya dan Zeitoun di Gaza City, yang juga disebut sebagai milisi anti-Hamas dan beroperasi di wilayah yang lebih dekat dengan garis yang dikendalikan 'Israel' setelah perang.

Kehadiran geng bersenjata ini telah memperburuk situasi keamanan dan kemanusiaan di Gaza, di mana warga sipil berada di tengah konflik internal yang terus berkobar antara faksi bersenjata lokal, sisa-sisa struktur keamanan Hamas, dan kontrol militer oleh Israel di sebagian wilayah.

Pengamat memperingatkan bahwa perkembangan ini bisa menghambat proses stabilisasi dan rekonstruksi Gaza serta memperpanjang penderitaan warga sipil. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

HeadlinehamasIsraelPalestinaGazaanti-hamasgeng