Memuat...

Trump Sebut Hamas Akan Melucuti Senjata

Hanoum
Sabtu, 31 Januari 2026 / 13 Syakban 1447 05:32
Trump Sebut Hamas Akan Melucuti Senjata
Anggota Hamas. [Foto: ANews]

WASHINGTON (Arrahmah.id) -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kelompok perlawanan Palestina Hamas tampaknya akan memberikan atau melucuti senjatanya sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang sedang berjalan di Gaza.

Klaim ini disampaikan dalam pertemuan kabinet AS di Gedung Putih, meski pernyataan itu belum dikonfirmasi oleh Hamas sendiri.

Dalam pernyataan yang dirilis Jumat (30/1/2026), Trump mengatakan bahwa “banyak orang mengatakan mereka (Hamas) tidak akan pernah melucuti senjata. Tampaknya mereka akan melucuti senjata,” merujuk pada kemungkinan kelompok itu menyerahkan persenjataannya dalam kerangka implementasi tahap kedua dari rencana perdamaian yang diperantarai AS.

Dilansir The Times of Israel (30/1), Trump juga memuji kerja sama Hamas dalam proses pengembalian jenazah sandera terakhir, mengatakan bahwa pihak kelompok “membantu kita dengan jenazah-jenazah itu,” sebuah langkah yang menurutnya menunjukkan arah positif dalam hubungan yang rumit antara kedua belah pihak.

Namun, pernyataan Trump tentang pelucutan senjata itu ditentang oleh pejabat Hamas sendiri, yang menyatakan bahwa mereka belum pernah secara resmi setuju untuk menyerahkan persenjataan mereka atau membahas pelucutan senjata dalam negosiasi publik yang telah diketahui.

Utusan khusus AS untuk negosiasi damai di kawasan juga mengatakan bahwa Hamas menghadapi tekanan kuat untuk demiliterisasi sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang lebih luas, dan bahwa pihaknya yakin kelompok itu “tidak punya pilihan” selain melucuti senjata dalam konteks implementasi rencana damai keseluruhan.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah negosiasi yang terus berlangsung antara AS, Israel, dan perwakilan Palestina mengenai fase kedua dari proses perdamaian Gaza, yang bertujuan menggabungkan demiliterisasi Hamas, pembentukan struktur pemerintahan sementara, dan stabilisasi jangka panjang di jalur pesisir yang telah dilanda konflik berkepanjangan. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

HeadlineAmerika SerikathamasIsraelPalestinasenjatapresidendonald trump