Memuat...

Hamas Temui Kepala Intelejen Turki di Lokasi Rahasia

Hanoum
Selasa, 1 Juli 2025 / 6 Muharam 1447 17:52
Hamas Temui Kepala Intelejen Turki di Lokasi Rahasia
Kepala intelijen Turki Ibrahim Kalin (kiri) dan Kepala Dewan Politik Hamas Mohammad Darwish (kanan). [Foto: Ilkha]

ISTANBUL (Arrahmah.id) -- Kepala intelijen Turki Ibrahim Kalin telah menemui para pemimpin senior kelompok perlawanan Palestina Hamas di sebuah lokasi yang dirahasiakan pada hari Ahad (29/6/2025).

Dilansir Anadolu Agency (30/6), pertemuan itu membahas tragedi kemanusiaan di Gaza dan upaya untuk mencapai gencatan senjata Hamas-'Israel'.

Kalin mengadakan pembicaraan dengan Mohammad Darwish, kepala dewan politik Hamas yang memerintah Gaza, dan delegasinya di lokasi yang dirahasiakan, menurut laporan Anadolu yang mengutip sumber keamanan Turki.

Mereka membahas tragedi kemanusiaan di Gaza dan upaya Turki untuk mengakhiri perang, serta memastikan bantuan kemanusiaan segera sampai ke wilayah kantong Palestina tersebut.

"Mereka juga berbicara tentang perlunya mencapai konsensus di antara kelompok-kelompok Palestina selama masa kritis ini...(dan) langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapai gencatan senjata permanen di Gaza," kata sumber yang dikutip Anadolu.

Pertemuan itu terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyuarakan optimisme tentang gencatan senjata antara 'Israel' dan Hamas, dengan mengatakan pada hari Jumat bahwa hal itu dapat terjadi "dalam minggu depan".

Para mediator telah terlibat dalam negosiasi selama berbulan-bulan yang bertujuan untuk mengakhiri perang selama 20 bulan di Gaza, di mana Israel menghentikan semua pasokan makanan lebih dari dua bulan lalu, yang menyebabkan peringatan akan terjadinya kelaparan.

Sejak saat itu, 'Israel' telah mengizinkan dimulainya kembali pengiriman makanan melalui Gaza Humanitarian Foundation (Yayasan Kemanusiaan Gaza) yang kontroversial yang melibatkan kontraktor keamanan AS, dengan pasukan 'Israel' di pinggiran.

Para saksi dan pejabat Gaza telah melaporkan beberapa kejadian warga Palestina terbunuh saat mencoba mendapatkan bantuan. (hanoum/arrahmah.id)