Memuat...

Hari Ini Hamas Akan Bebaskan Semua Sandera 'Israel'

Hanoum
Senin, 13 Oktober 2025 / 22 Rabiulakhir 1447 03:51
Hari Ini Hamas Akan Bebaskan Semua Sandera 'Israel'
Warga Israel melakukan demonstrasi di Tel Aviv, pada 11 Oktober 2025. [Foto: AFP]

TEL AVIV (Arrahmah.id) -- 'Israel' mengungkapkan sandera yang masih hidup akan dibebaskan kelompok perlawaman Palestina Hamas pada Senin (13/10/2025).

Pada Ahad (12/10), Pemerintah 'Israel' mengharapkan semua sandera yang masih hidup akan dibebaskan, Senin (13/10) waktu setempat.

Hal itu sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, di mana warga Palestina menunggu masuknya bantuan dalam jumlah besar ke Gaza.

“Kami mengharapkan seluruh 20 sandera yang masih hidup bisa dibebaskan bersamaan ke Palang Merah, dan diantarkan dengan enam hingga delapan kendaraan,” ujar Juru Bicara Pemerintah 'Israel', Shos Bedrosian dikutip dari Associated Press (12/10).

Ia mencatat 'Israel' tak memperkirakan Hamas akan melakukan pertukaran dengan cara yang sama seperti sebelumnya.

Bedrosian mengatakan para sandera akan dibawa ke pangkalan militer untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka.
Selain itu, jika diperlukan mereka akan segera dibawa ke rumah sakit.

Seterah para sandera dibebaskan, 'Israel' akan melepaskan sekitar 2.000 tahanan Palestina, dan kemudian menerima 28 sandera yang telah tewas.

Bedrosian mengatakan militer 'Israel' berencana melaksanakan peringatan atas sandera yang tewas.

Sandera yang tewas akan dipindahkan ke institut Medis Forensic untuk identifikasi.

Koordinator 'Israel' untuk Sandera dan Orang Hilang, Gal Hirsch, mengatakan satuan tuga internasional akan mulai bekerja untuk menemukan para sandera yang meninggal dunia dan tak dikembalikan dalam 72 jam.

Para pejabat mengatakan pencarian jasad para sandera dapat memakan waktu, karena beberapa di antaranya mungkin terkubur di bawah reruntuhan.

Sementara itu, di perbatasan Gaza, persiapan sedang dilakukan untuk meningkatkan bantuan yang masuk.

Badan militer 'Israel' yang bertanggung jawab atas bantuan kemanusiaan di Gaza mengatakan jumlah bantuan yang masuk ke wilayah Palestina diperkirakan meningkat pada Minggu, menjadi sekitar 600 truk per hari, sebagaimana tercantum dalam kesepakatan. (hanoum/arrahmah.id)