NEW DELHI (Arrahmah.id) - Randhir Jaiswal, juru bicara Kementerian Luar Negeri India, menyatakan bahwa New Delhi saat ini sedang meninjau cara untuk memperkuat fungsi dan memperluas kapasitas kedutaannya di Kabul.
Dalam konferensi pers, Jaiswal menambahkan bahwa setelah proses peninjauan selesai, kedutaan akan melanjutkan operasi rutinnya di Afghanistan, lansir Tolo News (8/11/2025).
Juru bicara tersebut mengatakan: "Sehubungan dengan kedutaan kami sendiri, peningkatan misi teknis kami di Kabul telah dilakukan. Kami sebelumnya menyatakan bahwa misi tersebut telah ditingkatkan ke tingkat kedutaan. Kami saat ini sedang meninjau fungsi, tanggung jawab, dan cara untuk meningkatkan kapasitas serta kepegawaiannya. Hal-hal ini sedang dipertimbangkan dan akan diimplementasikan pada waktunya."
Beberapa analis politik percaya bahwa dimulainya kembali kegiatan kedutaan India di Afghanistan akan mengarah pada hubungan yang lebih kuat antara kedua negara. Namun, mereka menekankan bahwa hubungan yang membaik dengan India seharusnya tidak menimbulkan masalah dalam hubungan Afghanistan dengan negara-negara lain.
Wahid Faqiri, seorang analis hubungan internasional, menyatakan: “Hubungan antara India dan Afghanistan telah membaik dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa alasan. Salah satu alasan utamanya adalah India mengakui Taliban sebagai realitas politik dan percaya bahwa Afghanistan tidak boleh diabaikan, melainkan harus dilibatkan secara lebih konstruktif.”
Wais Naseri, seorang pakar urusan politik, mengatakan: “Kebijakan luar negeri Afghanistan harus selalu menjaga netralitas aktif, terutama dalam konflik yang sedang berlangsung antara India dan Pakistan.”
Perkembangan ini menyusul pengumuman sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri India saat kunjungan Amir Khan Muttaqi, Menteri Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, ke New Delhi, di mana beliau menyatakan bahwa India akan meningkatkan kehadiran diplomatiknya di Kabul ke tingkat kedutaan. (haninmazaya/arrahmah.id)
