Memuat...

Insiden Berdarah PWI‑LS di Pemalang, Habib Rizieq: Saya Minta Diproses Hukum

Ameera
Kamis, 24 Juli 2025 / 29 Muharam 1447 10:45
Insiden Berdarah PWI‑LS di Pemalang, Habib Rizieq: Saya Minta Diproses Hukum
Insiden Berdarah PWI‑LS di Pemalang, Habib Rizieq: Saya Minta Diproses Hukum

PEMALANG (Arrahmah.id) - Acara peringatan bulan Muharam yang menghadirkan penceramah Habib Muhammad Rizieq Zihab (MRS) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2025) malam, berujung bentrokan antara jamaah dan massa Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI‑LS).

Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Kericuhan pecah ketika ratusan anggota PWI‑LS mencoba membubarkan acara secara paksa.

Meski aparat kepolisian membentuk blokade, sebagian massa berhasil melempari area panggung dengan batu.

Seorang saksi mata, Ahmad (50), menyebut bentrokan memanas sekitar pukul 22.30 WIB dan berlangsung sekitar 15 menit.

“Banyak FPI mungkin ya, bajunya putih-putih mengejar orang-orang yang baju hitam katanya kubu PWI,” ujarnya.

Habib Rizieq dalam ceramahnya meminta agar kasus kekerasan tersebut segera diproses hukum.

“Saya sampaikan pak kapolres, pak dandim bahwa ada korban lima orang yang terluka akibat sabetan senjata tajam, dan saya minta diproses secara hukum,” tegasnya.

Surat permohonan pengerahan massa dari Pimpinan Daerah PWI‑LS Pemalang sempat beredar, ditujukan ke seluruh PD PWI‑LS di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Hingga kini, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi terkait jumlah korban dan tindak lanjut hukum.

Para korban luka telah mendapat perawatan di RS Siaga Medika Pemalang.

(ameera/arrahmah.id)