Memuat...

Intelijen AS Sebut 'Israel' Tengah Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran

Zarah Amala
Rabu, 21 Mei 2025 / 24 Zulkaidah 1446 10:28
Intelijen AS Sebut 'Israel' Tengah Bersiap Serang Fasilitas Nuklir Iran
Sebuah pesawat F-15 di pangkalan udara 'Israel' sebelum salah satu serangan 'Israel' terhadap Yaman Juli lalu (Kementerian Pertahanan Israel)

GAZA (Arrahmah.id) - CNN melaporkan, mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat, bahwa Washington menerima informasi intelijen yang menunjukkan 'Israel' tengah bersiap untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.

Para pejabat tersebut memperingatkan bahwa langkah militer semacam itu bisa memicu konflik regional yang lebih luas di Timur Tengah.

Kendati demikian, para pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa hingga kini belum jelas apakah para pemimpin 'Israel' telah mengambil keputusan akhir terkait rencana serangan tersebut.

Seorang sumber yang mengetahui isu ini menyebut bahwa 'Israel' tidak memiliki kapasitas untuk menghancurkan program nuklir Iran tanpa bantuan dari Amerika Serikat.

Seorang pejabat senior AS juga menyatakan bahwa Washington kini tengah meningkatkan upaya pengumpulan intelijen untuk membantu jika 'Israel' benar-benar memutuskan menyerang.

Menurut pejabat-pejabat AS lainnya, keputusan 'Israel' untuk menyerang kemungkinan besar akan bergantung pada bagaimana pandangan mereka terhadap negosiasi yang tengah berlangsung antara Washington dan Teheran.

Seorang sumber Amerika menduga bahwa 'Israel' bisa saja melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran guna menggagalkan kesepakatan, jika mereka menilai Presiden Donald Trump akan menyetujui apa yang mereka anggap sebagai “kesepakatan buruk.”

Dalam laporan yang sama, CNN mengutip sumber 'Israel' yang mengatakan bahwa Tel Aviv siap bertindak sendiri secara militer jika Washington benar-benar menandatangani kesepakatan yang mereka anggap tidak menguntungkan dengan Iran.

Meski para pejabat AS menyatakan bahwa serangan 'Israel' terhadap fasilitas nuklir Iran akan menjadi langkah yang sangat bertentangan dengan Presiden Trump, CNN juga mengutip sumber lain yang mengatakan bahwa AS mungkin akan membantu 'Israel' jika Teheran melakukan apa yang disebut sebagai “provokasi besar.”

Di sisi lain, para pejabat AS juga menyebut adanya perbedaan pandangan yang tajam di dalam pemerintahan Amerika terkait kemungkinan 'Israel' mengambil langkah militer tersebut. Salah satu sumber bahkan menyebut kecil kemungkinan Washington akan secara langsung membantu 'Israel' menyerang fasilitas nuklir Iran saat ini, meskipun 'Israel' sejak lama menganggap opsi militer sebagai satu-satunya cara untuk menghentikan program nuklir Iran.

Sebagai respons awal atas laporan ini, Reuters melaporkan bahwa harga minyak mentah berjangka AS melonjak lebih dari dua dolar, menyusul kabar bahwa 'Israel' tengah bersiap menyerang fasilitas nuklir Iran.