Memuat...

'Israel' Berulah Lagi, Kapal Handala Tiba-tiba Hilang di Bawah Pengawasan Drone Zionis

Zarah Amala
Jumat, 25 Juli 2025 / 1 Safar 1447 09:03
'Israel' Berulah Lagi, Kapal Handala Tiba-tiba Hilang di Bawah Pengawasan Drone Zionis
Kapal kemanusiaan Handala yang menuju Gaza berlayar dari Gallipoli, Italia. (Foto: via FFC)

GAZA (Arrahmah.id) - Drone-drone milik 'Israel' dilaporkan mengepung kapal Handala, yang merupakan bagian dari Freedom Flotilla, upaya solidaritas internasional untuk menembus blokade 'Israel' terhadap Jalur Gaza. Al Jazeera melaporkan bahwa protokol darurat di kapal telah diaktifkan, sementara semua komunikasi dengan kru kapal kini terputus.

Kapal Handala sebelumnya bertolak dari pesisir Italia dalam misi terbaru untuk menantang pengepungan 'Israel' yang telah berlangsung selama bertahun-tahun atas Gaza. Koalisi Freedom Flotilla menyatakan melalui saluran Telegram resminya bahwa mereka telah kehilangan kontak total dengan para aktivis di kapal. Keberadaan sejumlah drone di sekitar kapal menimbulkan dugaan bahwa kapal tersebut telah dicegat atau diserang.

Koalisi mendesak para pendukungnya di seluruh dunia untuk menghubungi pejabat pemerintah dan media lokal guna menekan 'Israel' agar membiarkan kapal tersebut melanjutkan perjalanannya secara aman menuju Gaza.

Menurut data pelacakan dari situs Marine Traffic yang dianalisis oleh Sanad News Monitoring and Verification Agency milik Al Jazeera, kapal Handala yang berbendera Inggris itu tengah melanjutkan pelayarannya di Laut Tengah dan mendekati wilayah perairan utara Mesir. Pada saat laporan ini disusun, kapal berada sekitar 123 mil laut dari pesisir Mesir dan telah menempuh lebih dari 530 mil laut sejak meninggalkan Eropa.

Komite Internasional untuk Penembusan Blokade Gaza kemudian mengumumkan lewat akun X resminya bahwa Handala kini tengah mendekati garis pantai utara Mesir.

Seruan Perlindungan Internasional

Para awak kapal yang terdiri dari aktivis dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Prancis, menyerukan kepada pemerintah mereka masing-masing untuk mencegah setiap upaya 'Israel' dalam mencegat atau menyerang kapal tersebut.

Misi ini, menurut mereka, dilandasi oleh rasa tanggung jawab moral atas genosida yang mereka saksikan di wilayah Gaza. Mereka menyebut pelayaran ini sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, bukan provokasi militer.

Kapal Handala berlayar dari pelabuhan Gallipoli, Italia, pada Ahad (20/7/2025), membawa 21 aktivis internasional dari berbagai negara. Di antara mereka terdapat tujuh warga Amerika Serikat, termasuk aktor Yahudi-Amerika Jacob Berger, anggota Parlemen Eropa Emma Foreau, anggota parlemen Prancis Gabriel Catala, dan jurnalis Al Jazeera Mohamed El Bakkali.

Menurut laporan Al Jazeera, Handala merupakan kapal nelayan tua yang dibangun pada 1968, dan hanya membawa para aktivis serta beberapa hadiah simbolis untuk rakyat Gaza. Ini merupakan pelayaran ke-36 yang dilakukan oleh Koalisi Freedom Flotilla sejak pertama kali dibentuk. (zarahamala/arrahmah.id)