Memuat...

'Israel' Gencarkan Penangkapan Massal di Tepi Barat, Mantan Anggota Knesset Haneen Zoabi Ikut Diseret

Zarah Amala
Senin, 22 September 2025 / 1 Rabiulakhir 1447 14:15
'Israel' Gencarkan Penangkapan Massal di Tepi Barat, Mantan Anggota Knesset Haneen Zoabi Ikut Diseret
Mantan anggota Knesset Arab, Haneen Zoabi, termasuk di antara puluhan orang yang ditahan dalam penggerebekan 'Israel' di Tepi Barat. (Foto: via media sosial)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan 'Israel' melancarkan operasi penangkapan besar-besaran di seluruh Tepi Barat yang diduduki pada Ahad dini hari (21/9/2025), menahan puluhan warga Palestina termasuk mantan anggota Knesset Arab, Haneen Zoabi.

Menurut Al Mayadeen, Zoabi ditangkap dari rumahnya di al-Nasira untuk diinterogasi dengan tuduhan “menghasut terorisme,” setelah menyampaikan pidato di luar negeri yang oleh otoritas 'Israel' dianggap “anti-Israel.”

Penggerebekan juga menyasar mantan tahanan Palestina di Nablus, di antaranya Qutaiba Azem, Mahmoud Abdel Hadi, dan Musab Malitat, serta Mohammed Sultan Mallah dan Dr. Mujahid Burhan Shadid di Tulkarem.

Di desa-desa sekitar al-Khalil, yang ditangkap termasuk Adam Tamer Abu Arqoub, Mustafa al-Tawil, dan Mohammed Hussein al-Alami.

Di Salfit, Wali Kota Qarawa Bani Hassan, Ibrahim Assi, juga ditahan, sementara peralatan kantor pemerintahan disita. Di kota Jaba, Jenin, tentara 'Israel' menginterogasi pemuda Palestina di jalan-jalan selama razia yang berlangsung lama.

Zoabi sendiri dipindahkan ke pusat penahanan di Tiberias dengan tuduhan “penghasutan.”

Perlawanan dan Eskalasi Razia

Sementara itu, Brigade al-Quds Jenin mengumumkan bahwa para pejuangnya menargetkan kendaraan militer 'Israel' dengan tembakan berat di dekat Masjid Agung pada Sabtu malam (20/9).

Razia 'Israel' semakin intensif sejak Sabtu malam: warga Palestina ditangkap, pergerakan dibatasi, dan jalan-jalan dihancurkan dengan buldoser di sejumlah kota. Media lokal melaporkan penangkapan di Nablus, Qalqilya, dan al-Khalil.

Di Tarqumiya, sebelah barat al-Khalil, pemukim 'Israel' mencoba menyerbu rumah warga Palestina dan mencuri ternak. Bentrokan pun terjadi, yang berujung pada penangkapan pemilik rumah oleh tentara 'Israel'.

Operasi juga meluas ke al-Bireh dan kamp pengungsi Jalazone dekat Ramallah. Di Ya’bad, Jenin, pasukan 'Israel' merusak jalan, menutup pintu masuk dengan gundukan tanah, dan mengubah rumah Wali Kota Amjad Attatra menjadi lokasi interogasi lapangan. Pos pemeriksaan Dotan di barat Jenin pun ditutup, sehingga 8.000 warga Barta’a terputus dari wilayah sekitarnya. (zarahamala/arrahmah.id)