Memuat...

Kebakaran di Ponpes Al Basyir Cibungbulang, Ratusan Santri Dievakuasi

Ameera
Jumat, 31 Oktober 2025 / 10 Jumadilawal 1447 21:53
Kebakaran di Ponpes Al Basyir Cibungbulang, Ratusan Santri Dievakuasi
Kebakaran di Ponpes Al Basyir Cibungbulang, Ratusan Santri Dievakuasi

BOGOR (Arrahmah.id) — Kebakaran melanda kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al Basyir Islamic Boarding School di Desa Cibatok Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (31/10/2025) sore.

Api diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu kamar santri di lantai dua kompleks pemondokan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran sempat menimbulkan kepanikan di kalangan para santri. Ratusan santri tingkat sekolah dasar dievakuasi ke gedung lain untuk menghindari bahaya api.

Dalam video amatir yang beredar, terlihat detik-detik kepanikan saat api berkobar di salah satu bangunan pesantren.

Para santri kecil tampak berlarian keluar dari asrama sambil berteriak, sementara ustaz dan pengurus pesantren berusaha menenangkan dan mengarahkan mereka ke tempat aman yakni gedung dua, tempat pemondokan santri tingkat SLTP dan SLTA.

Sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor dikerahkan untuk memadamkan api.

Hingga malam hari, sejumlah orang tua santri tampak berdatangan ke lokasi untuk memastikan kondisi anak-anak mereka.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Muhammad Heri Hermawan, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari kamar kosong di lantai dua.

"Api berasal dari kamar kosong di lantai dua. Saat kejadian, para santri sedang mengikuti kegiatan belajar di kelas, sehingga segera dievakuasi ke lokasi yang aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah, semua santri selamat. Tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Ketua RW Cibatok Dua, Maman, membenarkan bahwa peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan.

"Anak-anak panik dan langsung dipindahkan ke gedung dua. Banyak orang tua yang datang malam ini untuk melihat kondisi anaknya,” tuturnya.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan api setelah beberapa jam berjibaku di lokasi.

Meski tidak menelan korban, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, namun dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik.

(ameera/arrahmah.id)