KABUL (Arrahmah.id) - Suhail Shaheen, Duta Besar Imarah Islam Afghanistan di Qatar, mengatakan kepada Tolo News bahwa Imarah Islam meyakini penyelesaian ketegangan melalui dialog dan menyambut baik upaya regional yang tulus untuk mengurangi perbedaan antara Afghanistan dan Pakistan.
Shaheen menekankan bahwa solusi yang diusulkan untuk mengurangi ketegangan antara Kabul dan Islamabad harus masuk akal dan berdasarkan keinginan kedua belah pihak.
Ia berkata: “Terkait penyelesaian ketegangan, kebijakan Imarah Islam jelas; ia menginginkan masalah diselesaikan melalui dialog, tetapi penyelesaiannya harus masuk akal, artinya harus mencerminkan keinginan kedua belah pihak, dan negara-negara yang bekerja dengan tulus untuk menyelesaikan ketegangan, Imarah Islam menyambut baik hal itu.”
Duta Besar Iran di Kabul juga mengatakan bahwa Teheran tertarik untuk mengurangi ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan.
Alireza Bigdeli memperingatkan bahwa berlanjutnya ketegangan dan konflik antara Kabul dan Islamabad dapat mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut, lansir Tolo News (25/11/2025).
Bigdeli menyatakan: “Ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan sangat memprihatinkan dan akan menjadi faktor ancaman dan ketidakstabilan di kawasan. Setiap konflik antar negara tetangga pertama-tama merugikan diri mereka sendiri dan kemudian membuka jalan bagi eksploitasi dan pengaruh oleh pihak lain. Kita adalah negara-negara yang perlu memiliki hubungan yang lebih erat satu sama lain.”
Di sisi lain, sumber mengatakan bahwa Arab Saudi telah bergabung dengan Iran, Qatar, dan Turki di antara negara-negara yang mencoba berperan dalam meredakan ketegangan antara Kabul dan Islamabad.
NajeebRahmanShamal, seorang analis urusan politik, mengatakan: “Baru-baru ini Arab Saudi telah siap untuk berpartisipasi sebagai mediator dalam perundingan ini dan untuk menyelesaikan masalah Afghanistan-Pakistan secara damai dan tanpa ketegangan. Arab Saudi, sebagai negara Islam dan berpengaruh, dan mengingat hubungannya yang baik dengan pemerintah Afghanistan dan Pakistan, dapat memainkan peran yang signifikan.”
Edris Mohammadi Zazai, analis politik lainnya, mengatakan: "Iran, yang ingin menjadi jembatan dalam perdamaian dan stabilitas antara Afghanistan dan Pakistan, kami juga menyambut baik hal itu. Mediasi antara kedua negara tetangga ini bermanfaat dan dapat menemukan solusi atas masalah yang ada."
Hal ini terjadi sementara, pada Sabtu, duta besar Turki di Pakistan mengumumkan bahwa delegasi tingkat tinggi Turki akan berkunjung ke Islamabad minggu depan untuk mengadakan pembicaraan mengenai ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan. (haninmazaya/arrahmah.id)
