ACEH UTARA (Arrahmah.id) – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menerima bantuan kemanusiaan dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla untuk penanganan dan pemulihan dampak bencana di Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan di Aceh Utara, Senin (12/1/2025).
Bantuan yang disalurkan PMI Nasional meliputi logistik pangan, perlengkapan kebersihan, hingga dukungan alat berat seperti mini eskavator dan mesin penyedot lumpur yang akan digunakan untuk membersihkan sisa material banjir di permukiman warga.
Mualem menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian PMI Nasional terhadap masyarakat Aceh.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata solidaritas kemanusiaan bagi rakyat Aceh yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.
“Kehadiran dan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh tidak sendiri. Ini sangat berarti bagi rakyat kami,” ujar Mualem usai menerima bantuan.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi masyarakat Aceh dalam menghadapi masa pemulihan.
“Atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Jusuf Kalla dan seluruh jajaran PMI Nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PMI M Jusuf Kalla menjelaskan bahwa bantuan yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Selain alat berat, PMI juga menyalurkan perlengkapan kebersihan dalam jumlah besar seperti sapu, pel, sikat, serokan air, pengki, karbol, jerigen lipat, hygiene kit, serta perlengkapan sanitasi lainnya.
PMI juga memastikan ketersediaan logistik pangan dengan menyalurkan beras, mi instan, air mineral, biskuit, dan paket makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.
“Saat ini kita fokus pada proses rehabilitasi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2026,” kata Jusuf Kalla.
Seluruh bantuan kemanusiaan tersebut dikirim menggunakan Kapal Kemanusiaan PMI Kalla Lines II dan akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai wilayah terdampak di Aceh melalui koordinasi antara Pemerintah Aceh, PMI, serta pemerintah kabupaten dan kota.
Pemerintah Aceh memastikan seluruh bantuan yang diterima akan dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat yang terdampak bencana.
(ameera/arrahmah.id)
