Memuat...

Lebih dari 451 Unggahan Hasutan Anti-Palestina dalam Satu Bulan: Siapa di Baliknya?

Zarah Amala
Selasa, 18 Maret 2025 / 18 Ramadan 1446 10:15
Lebih dari 451 Unggahan Hasutan Anti-Palestina dalam Satu Bulan: Siapa di Baliknya?
Foto: QNN

YERUSALEM (Arrahmah.id) - Pusat Sosial Sada telah mengumumkan bahwa mereka telah mendokumentasikan lebih dari 451 unggahan hasutan resmi dan media ‘Israel’ terhadap warga Palestina pada Februari 2025 saja. Unggahan-unggahan ini berasal dari para pemukim dan pendukung negara pendudukan.

Hasutan muncul di media sosial dan situs berita. Unggahan tersebut ditulis dalam berbagai bahasa, terutama bahasa Ibrani dan Inggris, dengan penggunaan bahasa Spanyol yang mencolok.

Telegram adalah platform yang paling banyak digunakan, menampung 41,5% konten hasutan. X menyusul dengan 27,7%. Platform meta (Facebook, Instagram, dan WhatsApp) menyumbang 23,3%, sementara situs web media berbahasa Ibrani, pusat penelitian, dan blog menyumbang 7,1%.

Siapa yang Memimpin Hasutan?

Pemukim merupakan sumber utama hasutan, yang bertanggung jawab atas 40,3% konten. Pejabat pemerintah ‘Israel’ menyusul dengan 22,3%. Pendukung negara pendudukan menyumbang 16,7%, sementara jurnalis ‘Israel’ berada di balik 14,0% hasutan.

Sebagian besar unggahan hasutan (42,0%) berfokus pada pengungsian paksa dan kelaparan di Gaza. Hal ini bertepatan dengan rencana mantan Presiden AS Donald Trump untuk pengungsian paksa di Gaza. Tema lainnya meliputi:
* Hasutan untuk perluasan permukiman di Tepi Barat (27,0%)
* Pujian untuk serangan militer ‘Israel’ di Tepi Barat (16,7%)
* Hasutan terhadap tahanan Palestina yang dibebaskan (5,7%)
* Serangan terhadap lembaga PBB, khususnya UNRWA dan WHO (8,6%)

Tokoh Kunci di Balik Hasutan

Para menteri ‘Israel’, anggota Knesset, diplomat, dan pemimpin militer memainkan peran utama dalam hasutan tersebut. Tokoh-tokoh terkenal termasuk:
* Ariel Kallner (anggota Knesset)
* Itamar Ben Gvir (pemimpin partai Otzma Yehudit)
* Smotrich (menteri keuangan Israel)
* Avigdor Lieberman (anggota Knesset)
* Danny Danon (duta besar Israel untuk PBB)
* Eyal Zamir (kepala staf angkatan darat Israel)

Zamir memulai upaya hasutannya sebelum resmi menjabat pada awal Maret.

Beberapa wartawan ‘Israel’ juga mengobarkan kebencian terhadap warga Palestina. Di antaranya:
* Yehuda Schlesinger (Israel Hayom & Channel 14)
* Hillel Biton Rosen (Channel 14)
* Ohad Merlin (Jerusalem Post)
* Almog Boker (Channel 12)

Boker menghasut menentang bantuan kemanusiaan untuk Gaza.

Komite Urusan Publik Amerika-‘Israel’ (AIPAC) juga menyebarkan hasutan. Organisasi tersebut menargetkan lembaga-lembaga PBB dan mempromosikan narasi pro-‘Israel’, terutama di ruang digital AS. (zarahamala/arrahmah.id)