BANTUL (Arrahmah.id)- Makam diplomat muda Arya Daru Pangayunan di Kelurahan Banguntapan, Bantul, DIY, diduga dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa ini viral di media sosial dan menambah rangkaian teror yang dialami keluarga almarhum.
Pantauan di lokasi, tanah pusara Arya Daru terlihat mengering, namun terdapat tumpukan serpihan material bangunan di atasnya.
Padahal, saat prosesi pemakaman berlangsung, makam hanya ditutup tanah galian tanpa material keras. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya aksi perusakan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Sebelumnya, keluarga juga sempat mengalami kejadian janggal. Bunga tabur yang diletakkan istri almarhum di atas pusara mendadak diganti dengan bunga melati oleh orang yang tidak diketahui identitasnya.
Rangkaian peristiwa tersebut semakin memperkuat dugaan adanya aksi teror yang menyasar keluarga Arya Daru.
Atas kejadian ini, pihak keluarga, terutama istri almarhum, meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Mereka khawatir keselamatan keluarga terancam, apalagi situasi penuh tekanan membuat akses ke rumah kini dibatasi dan keluarga memilih menutup diri dari media.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait siapa dalang di balik dugaan perusakan makam maupun teror yang dialami keluarga diplomat muda tersebut.
(ameera/arrahmah.id)
