SINGAPURA (Arrahmah.com) - Negara Asia tidak harus memilih antara menjadi sekutu Amerika Serikat atau menjadi sekutu Cina. Yang harus dilakukan adalah mengembangkan kerja sama di antara keduanya, perdana menteri Malaysia mengatakan pada Jumat (3/6/2011).
Asia harus membina kerjasama antara AS, negara adidaya militer dunia, dan negara yang baru bangkit seperti Cina dalam rangka mengatasi masalah keamanan regional seperti perdagangan manusia, terorisme, penyelundupan narkoba, dan proliferasi nuklir, Najib mengatakan di Singapura pada Dialog IISS Shangri-La, sebuah konferensi keamanan regional.
"Cina adalah mitra kita. Amerika Serikat juga mitra kita," kata Najib dalam pidatonya. "Ini bukan tentang bagaimana memilih dan memihak salah satunya."
"Kita harus mengganti bilateralisme lama Perang Dingin, bukan dengan bilateralism baru, tapi dengan multilateralisme yang akan memudahkan tugas-tugas yang harus diemban di masa yang akan datang."
Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, bertemu Jumat di Singapura dengan mitranya dari Cina, Jenderal Liang Guanglie, di tengah tanda-tanda memanasnya hubungan antara kedua negara baru-baru ini.
Kepala staf militer Cina staf bertemu dengan para pejabat militer tertinggi AS bulan lalu di Washington, dan Cina untuk pertama kalinya memilih untuk mengirim menteri pertahanan dalam konferensi Singapura, yang saat ini dilakukan untuk yang ke-10 kalinya.
Gates akan menyampaikan pidato hari Sabtu, sementara Liang akan membahas konferensi itu hari Minggu.
"Kami menghadapi tantangan keamanan baru yang asimetris dan non-tradisional yang tidak dapat diselesaikan jika tetap mengungkung diri dalam isolasi regional atau melalui struktur keamanan kuno peninggalan masa lalu," kata Najib.
"Kita harus menghadapi tantangan secara komprehensif."
Najib juga menyeru ASEAN untuk mengembangkan sebuah tim reaksi cepat baru yang bertugas untuk memberikan bantuan ketika bencana kemanusiaan menyerang wilayah Asia Tenggara. (althaf/arrahmah.com)
Malaysia: Asia tidak harus memilih antara AS atau Cina
Althaf
Jumat, 3 Juni 2011 / 2 Rajab 1432 21:26
