Memuat...

Meski Pakistan Tutup Perbatasannya, Ekspor Afghanistan Meningkat 13% pada Oktober

Hanin Mazaya
Ahad, 23 November 2025 / 3 Jumadilakhir 1447 16:39
Meski Pakistan Tutup Perbatasannya, Ekspor Afghanistan Meningkat 13% pada Oktober
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Bank Dunia, dalam laporan terbarunya, menyatakan bahwa meskipun ada penutupan perbatasan dengan Pakistan, ekspor Afghanistan pada Oktober meningkat sebesar 13% dibandingkan dengan September.

Menurut laporan tersebut, para pedagang Afghanistan berhasil mengalihkan barang ekspor mereka ke India dan Uzbekistan selama periode ini, dan meningkatnya permintaan dari negara-negara tetangga terhadap produk pertanian Afghanistan berkontribusi pada pertumbuhan ini, lansir Tolo News (23/11/2025).

Bank Dunia menambahkan: “Ekspor pangan Afghanistan mencapai 238,4 juta dolar pada bulan Oktober, mencerminkan pertumbuhan tahunan sebesar 8,6 persen. Ekspor pangan selama tujuh bulan pertama tahun fiskal 2025 telah meningkat lebih dari 22 persen. Namun, ekspor batu bara turun secara signifikan karena penutupan rute melalui Pakistan.”

Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa total ekspor Afghanistan dalam tujuh bulan pertama tahun fiskal 2025 mencapai 1,1 miliar dolar, yang mewakili tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 10 persen.

Menurut laporan tersebut, India merupakan importir barang-barang Afghanistan terbesar pada Oktober, menerima 50 persen dari total ekspor Afghanistan selama bulan tersebut.

Mengenai impor, Bank Dunia menyatakan bahwa impor Afghanistan pada Oktober juga meningkat sebesar 2 persen dibandingkan dengan September, mencapai lebih dari 1,1 miliar dolar.

Bagian lain dari laporan tersebut menyatakan: “Afghanistan mengimpor barang senilai 7,6 miliar dolar selama tujuh bulan pertama tahun fiskal 2025, menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 21 persen. Impor bahan baku meningkat sebesar 45 persen selama periode ini, menunjukkan aktivitas industri yang lebih besar di negara tersebut.”

Bank Dunia juga melaporkan bahwa kembalinya migran Afghanistan dari Iran dan Pakistan, gempa bumi baru-baru ini di Afghanistan timur dan utara, gangguan internet dan telekomunikasi, serta pergeseran prioritas regional merupakan beberapa faktor yang menekan perekonomian Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)