Memuat...

Militer Indonesia Berpotensi Mendapat Lampu Hijau 'Israel' untuk Turun di Gaza

Hanoum
Senin, 3 November 2025 / 13 Jumadilawal 1447 04:51
Militer Indonesia Berpotensi Mendapat Lampu Hijau 'Israel' untuk Turun di Gaza
Batalion Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) menggelar patroli di sepanjang perbatasan Lebanon dan Israel pada 23 April 2020. [Foto: UN/Pasqual Gorriz]

GAZA (Arrahmah.id) -- Media Israel, seperti Jerusalem Post, menyatakan bahwa militer Indonesia berpotensi diterima sebagai pasukan penjaga perdamaian di Gaza, sementara pasukan dari Turki dan Qatar ditolak tegas.

Laporan ini muncul di tengah pembahasan gencatan senjata Gaza yang sedang disusun oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, dengan negara-negara regional Timur Tengah bertanggung jawab mengawasi wilayah Palestina.

Dilansir Telegraph (31/10/2025), Indonesia diterima salah sautnya karena kebijakan diplomatik yang lebih terbuka dengan 'Israel' selain karena pasukan penjaga perdamaian Indonesia mayoritas beragama Islam.

Selain Indonesia, Mesir dan Uni Emirat Arab juga diperkirakan akan berkontribusi pada pasukan tersebut.

Adapun negara lain seperti turki dan Qatar jelas dengan tegas ditolak 'Israel' karena kedua negara tersebut memiliki hubungan diplomatik dengan Hamas. Israel berargumen bahwa Ankara dan Doha didirikan berdasarkan prinsip-prinsip Ikhwanul Muslimin, akar ekstremis Islam yang sama dengan Hamas.

Rencananya, para menteri luar negeri dari beberapa negara Muslim akan bertemu di Istanbul pada hari Senin (3/11) untuk membahas gencatan senjata Gaza dan langkah selanjutnya di sana.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan pada hari Jumat, menyuarakan kekhawatiran tentang apakah gencatan senjata akan berlanjut.

Pertemuan tersebut, untuk membahas situasi di Gaza, dihadiri oleh Turki, Qatar, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Yordania, Pakistan, dan Indonesia.

"Topik yang sedang dibahas saat ini adalah bagaimana melanjutkan ke tahap kedua, pasukan stabilitas," kata Fidan. (hanoum/arrahmah.id)