Memuat...

Pelanggaran Beruntun, 'Israel' Bunuh Warga Gaza dan Jurnalis di Hari yang Sama

Zarah Amala
Rabu, 3 Desember 2025 / 13 Jumadilakhir 1447 10:01
Pelanggaran Beruntun, 'Israel' Bunuh Warga Gaza dan Jurnalis di Hari yang Sama
Korban Gaza terus bertambah meski gencatan berlaku (QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Tiga warga Palestina gugur pada Selasa (2/12/2025) dalam serangan 'Israel' di berbagai wilayah Jalur Gaza, menandai pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku pada awal Oktober. Di antara korban terdapat seorang jurnalis yang tewas akibat serangan drone 'Israel'.

Sumber medis mengonfirmasi bahwa dua warga Palestina gugur dalam serangan di Kamp Al-Bureij, Gaza tengah, dan di lingkungan Zeitoun, Gaza City.

Di Khan Yunis, Gaza selatan, jurnalis foto Mahmoud Wadi juga tewas dalam serangan drone 'Israel'.

Sebelumnya, Pertahanan Sipil Palestina di Gaza melaporkan bahwa puluhan keluarga Palestina dikepung di rumah mereka serta di sebuah bangunan penampungan pengungsi di wilayah Sannafour, lingkungan Tuffah, pada Senin malam, di tengah tembakan hebat dan serangan drone. Lima warga sipil, termasuk dua anak dan seorang perempuan, dilaporkan terluka.

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi para keluarga tersebut dengan koordinasi Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Militer 'Israel' juga meledakkan sebuah robot jebakan di daerah al-Shaaf, timur Gaza City, meratakan sejumlah bangunan di bagian utara Jalur Gaza, melancarkan serangan udara ke Jabalia, serta menembakkan artileri ke Kamp Bureij di Gaza tengah.

Serangan-serangan ini terjadi meski gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober mengharuskan “semua operasi militer, termasuk serangan udara dan artileri, dihentikan”.

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, 'Israel' telah melanggar gencatan senjata sedikitnya 591 kali dalam 50 hari, menewaskan ratusan warga Palestina sejak 10 Oktober.

Lembaga tersebut melaporkan bahwa 357 warga sipil tewas dan 903 lainnya terluka dalam pelanggaran tersebut, dengan anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi mayoritas korban.

Data lebih lanjut mencatat bahwa 'Israel' telah melepaskan tembakan ke warga sipil sebanyak 164 kali, melakukan 25 penggerebekan ke wilayah permukiman di luar “garis kuning”, melancarkan 280 serangan udara dan artileri, serta menghancurkan properti warga pada 118 kesempatan. 'Israel' juga dilaporkan menculik 38 warga Palestina dari Gaza selama periode tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)