NEW DELHI (Arrahmah.id) -- Seorang pendeta Hindu radikal India dan kepala pendeta Kuil Dasna Devi, Yati Narsinghanand, menyatakan dalam sebuah pertemuan di kuil Ghaziabad bahwa Islam harus dilenyapkan dari muka bumi. Dia juga menyebut Islam sebagai kanker dan ancaman bagi kemanusiaan.
“Setelah London, wali kota New York telah menjadi seorang Muslim dari India, yang ibunya beragama Hindu dan istrinya beragama Hindu. Ini berarti inilah masa kehancuran besar. Saya yakinkan Anda semua bahwa kita akan melenyapkan kanker ini dari muka bumi. Islam tidak akan tersisa, hanya Sanatan Dharma yang akan tersisa. Baik Muhammad maupun siapa pun yang mengambil nama Muhammad tidak akan tersisa,” ujar Narsinghanand berapi-api, dikutip dari SJ2 News (9/11/2025).
Narsinghanand, yang telah menghadapi lebih dari dua lusin kasus pidana, termasuk kasus ujaran kebencian, hasutan bunuh diri, dan hasutan kekerasan, telah lama dikenal karena retorika anti-Muslimnya.
Ia sebelumnya ditangkap pada tahun 2022 karena secara terbuka menyerukan kekerasan terhadap Muslim di sebuah acara di Haridwar.
Para pemimpin Muslim terkemuka mengecam pernyataannya, menuduh pemerintah melindungi para pelaku kejahatan berulang demi keuntungan politik.
“Orang-orang ini tidak ada hubungannya dengan agama. Mereka hanya ingin mengganggu perdamaian negara melalui ujaran kebencian mereka. Pemerintah saat ini memberikan perlindungan dan keamanan kepada orang-orang ini,” kata Navaid Hamid, mantan presiden Majelis Muslim Seluruh India.
Mohammed Ahmed dari Jamaat-e-Islami Hind menambahkan bahwa meskipun telah berulang kali diimbau, belum ada tindakan efektif yang diambil. (hanoum/arrahmah.id)
