GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Saraya al-Quds, sayap militer dari Gerakan Jihad Islam, mengumumkan bahwa salah satu pejuangnya berhasil menembak mati seorang tentara 'Israel' dari jarak jauh di puncak Jabal al-Surani, kawasan Tuffah, sebelah timur Kota Gaza.
Dalam pernyataan yang dirilis Rabu (9/7/2025), Saraya al-Quds juga membagikan cuplikan video yang mereka klaim sebagai dokumentasi dari serangan mortir terhadap konsentrasi pasukan dan kendaraan militer Israel' di daerah Khan Yunis, selatan Jalur Gaza. Serangan ini, menurut mereka, dilakukan secara bersama-sama dengan faksi-faksi perlawanan lainnya.
Faksi-faksi perlawanan Palestina terus menggempur pasukan dan kendaraan tempur 'Israel' di berbagai wilayah Gaza, baik di selatan seperti Khan Yunis maupun di bagian utara. Serangan-serangan ini dilaporkan telah menimbulkan korban jiwa dan luka di pihak 'Israel', serta menghancurkan sejumlah kendaraan militer, alat berat, dan kendaraan lapis baja mereka.
Surat kabar 'Israel' Haaretz mengonfirmasi bahwa sejak awal tahun ini, sebanyak 62 tentara 'Israel' telah tewas di Gaza. Sementara itu, media-media 'Israel' lainnya melaporkan tewasnya seorang pekerja sipil 'Israel' yang diketahui bekerja sama dengan militer, dalam sebuah serangan di wilayah utara Gaza.
Sekitar tiga hari lalu, pasukan 'Israel' juga disergap dalam sebuah jebakan kompleks di Beit Hanoun, Gaza utara. Serangan itu dilakukan oleh Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dan menewaskan serta melukai 19 tentara 'Israel' sekaligus.
Sejak dimulainya agresi militer 'Israel' ke Gaza, tercatat sebanyak 883 tentara 'Israel' tewas dan 6.060 lainnya terluka, sebagian besar di antaranya dalam pertempuran di Jalur Gaza, menurut data resmi militer 'Israel'. Dalam beberapa pekan terakhir, tentara 'Israel' terus melaporkan jatuhnya korban dari pihak mereka akibat serangan-serangan perlawanan Palestina di wilayah tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)
