KHARTOUM (Arrahmah.id) -- Pasca pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam akan menyerang Nigeria karena ada pembantaian massal terhadap umat Kristen disana, kelompok militan Islamic State West Africa Province (ISWAP) menyerukan kepada umat Muslim di seluruh Afrika Barat untuk bersatu melawan “penyerang salib Amerika.”
Dilansir Sahara Reporters (7/11/2025), ISWAP menyebut ancaman Trump ini sebagai tindakan tiran AS yang sembrono dan mengklaim dipengaruhi oleh orang-orang Yahudi dan Kristen Evangelis untuk bertindak sebagai penyelamat umat Kristen di seluruh dunia.
ISWAP menyatakan bahwa hal ini pasti akan menyebabkan pemerintahan Trump melakukan intervensi di Republik Demokratik Kongo dan Mozambik, di mana jumlah umat Kristen yang terbunuh jauh lebih tinggi dibandingkan di Nigeria.
Hal ini digambarkan oleh kelompok tersebut sebagai keberhasilan dalam rencana ISWAP untuk menyeret AS ke dalam kehancuran di berbagai medan perang (Irak, Suriah, Somalia, Afghanistan, dan sekarang Nigeria).
Menutup seruannya, ISWAP menyarankan para pejuangnya untuk lebih berhati-hati dan menghindari pertemuan besar serta penggunaan ponsel pintar, seraya menambahkan bahwa peringatan ini berlaku untuk wilayah, karena kelompok tersebut memperkirakan AS pasti akan menargetkan mereka semua. (hanoum/arrahmah.id)
