Memuat...

Armada Sumud Global Berlayar: Ratusan Aktivis Dunia Tantang Blokade 'Israel' di Gaza

Zarah Amala
Selasa, 16 September 2025 / 24 Rabiulawal 1447 11:00
Armada Sumud Global Berlayar: Ratusan Aktivis Dunia Tantang Blokade 'Israel' di Gaza
Armada Sumud Global siap berlayar. (Foto: via media sosial)

TUNIS (Arrahmah.id) - Enam belas kapal berangkat dari pelabuhan-pelabuhan Tunisia sebagai bagian dari Global Sumud Flotilla untuk Gaza, sebuah misi internasional yang bertujuan menembus blokade ilegal 'Israel' dan mengirimkan bantuan kemanusiaan.

Dalam keterangan di laman Instagram resminya, pihak penyelenggara menyebutkan: “Armada yang berangkat dari Barcelona sudah berada di laut, dan kapal-kapal dari Tunisia kini berlayar secara bertahap. Semuanya akan bertemu di tengah laut untuk melanjutkan perjalanan bersama dengan kapal-kapal Italia dan Yunani.”

Khaled Boujemaa, anggota kontingen Maghreb di flotilla tersebut, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa 11 kapal sudah meninggalkan Pelabuhan Bizerte di Tunisia utara sejak Sabtu malam hingga Ahad dini hari (14/9/2025). Tiga kapal berangkat dari Pelabuhan Gammarth di ibu kota Tunis, sementara dua lainnya lepas dari Pelabuhan Sidi Bou Said.

Kapal dari Italia dan Spanyol Ikut Bergabung

Pada Ahad (14/9), juru bicara Ghassan al-Hanshiri menyampaikan bahwa dua kapal dari Gammarth telah bergerak menuju Gaza, sementara sebuah kapal lagi sedang bersiap untuk menyusul. Ia menambahkan bahwa total ada delapan kapal Tunisia yang kini berlabuh di Gammarth. Kapal lainnya masih berada di Sidi Bou Said, sementara kapal dari Italia dan Spanyol sudah lebih dulu berangkat dan akan bertemu di perairan Mediterania untuk melanjutkan perjalanan bersama menuju Gaza.

Sehari sebelumnya, kapal pertama dari misi ini sudah meninggalkan Pelabuhan Bizerte, bersamaan dengan 18 kapal lain dari Pelabuhan Augusta di Sisilia, Italia.

Menurut keterangan jurnalis Anadolu dan juru bicara misi, flotilla ini terdiri dari puluhan kapal dan ratusan peserta dari 47 negara Arab dan Barat, termasuk politisi, seniman, hingga anggota parlemen.

Inisiatif ini dimulai bulan lalu, dengan kapal-kapal yang berangkat dari Barcelona, Spanyol, dan Genoa, Italia. Dalam sepekan terakhir, kapal-kapal dari Eropa bergabung di perairan Tunisia sebelum berlayar bersama armada Maghreb menuju Gaza.

Penyelenggara menyebut misi ini berbeda dari upaya-upaya sebelumnya yang biasanya hanya melibatkan satu atau dua kapal, yang kemudian dicegat 'Israel' dan seluruh penumpangnya dideportasi.

“Global Sumud Flotilla adalah misi tunggal yang terkoordinasi, dibangun dari berbagai upaya sebelumnya: Global Movement to Gaza, Maghreb Sumud, Sumud Nusantara, dan Freedom Flotilla Coalition,” demikian pernyataan resmi misi. “Semua gerakan ini, pawai, konvoi, dan misi laut, kini disatukan dalam satu armada.”

Konvoi ini menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan tujuan utama menantang blokade 'Israel' dan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza, yang kini menghadapi kelaparan akibat penutupan total semua jalur masuk selama berbulan-bulan. (zarahamala/arrahmah.id)