Memuat...

Asy Syaraa Temui Putin di Moskow, Bahas Kerja Sama dan Pangkalan Militer Rusia

Hanoum
Kamis, 29 Januari 2026 / 11 Syakban 1447 04:13
Asy Syaraa Temui Putin di Moskow, Bahas Kerja Sama dan Pangkalan Militer Rusia
Pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Suriah, Ahmad Asy-Syaraa. [Foto: Sputnik]

MOSKOW (Arrahmah.id) -- Presiden Suriah Ahmad asy Syaraa bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow untuk membahas kerja sama strategis kedua negara, termasuk masa depan pangkalan militer Rusia di Suriah dan hubungan bilateral yang terus berkembang. Pertemuan ini menandai dialog penting antara dua sekutu di tengah perubahan geopolitik di Timur Tengah.

Kremlin menyatakanm seperti dilansir Anadolu Agency (28/1/2026), bahwa dalam pertemuan di Kremlin, Moskow, pada Rabu (28/1), Putin menyampaikan dukungannya terhadap upaya Suriah untuk mengembalikan integritas teritorialnya dan mengundang diskusi lanjutan soal keberadaan pasukan Rusia di fasilitas militer seperti lapangan udara Hmeimim dan pangkalan laut Tartus di Mediterania.

Putin juga mengucapkan selamat kepada asy Syaraa atas kemajuan yang dicapai dalam menyatukan kembali wilayah yang sebelumnya diperebutkan.

Presiden Suriah Ahmad asy Syaraa , yang mengunjungi Moskow untuk kedua kali sejak menjabat, menegaskan peran historis Rusia bukan hanya dalam stabilitas Suriah tetapi juga di kawasan lebih luas.

Perundingan tersebut mencakup topik kerja sama ekonomi, rekonstruksi, serta upaya menjaga hubungan strategis antara Damaskus dan Moskow.

Sebelumnya Rusia sudah mulai menarik sebagian pasukannya dari pangkalan di wilayah timur laut Suriah, tetapi kedua pangkalan utama tetap menjadi titik fokus dalam diskusi asy Syaraa dan Putin karena perannya dalam operasi militer dan pengaruh geopolitik Rusia di Timur Tengah.

Pertemuan ini berlangsung saat Suriah sedang menata kembali peran internasionalnya dan memperkuat hubungan dengan mitra strategis, sementara konflik dan negosiasi politik di dalam negeri terus berlanjut. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

RusiaSuriahHeadlinemoskowpresidenvladimir putinkerja samaahmad asy syaraa