Memuat...

Saudi Tegaskan Tak Izinkan Wilayahnya Dipakai Serang Iran

Hanoum
Kamis, 29 Januari 2026 / 11 Syakban 1447 03:52
Saudi Tegaskan Tak Izinkan Wilayahnya Dipakai Serang Iran
Foto ilustrasi. [Foto: The Chenab Times]

RIYADH (Arrahmah.id) -- Arab Saudi menegaskan bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran, termasuk oleh sekutu atau pihak asing, kata Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Sikap ini mempertegas keinginan Riyadh untuk tetap menjaga kedaulatan dan stabilitas regional di tengah ketegangan yang meningkat.

Pernyataan resmi Saudi menyebutkan, seperti dilansir The Chenab Times (28/1/2026) bahwa wilayah udara dan teritorial Arab Saudi tidak boleh dipakai untuk serangan militer ke Iran oleh pihak apa pun, sebagai wujud penghormatan terhadap kedaulatan Republik Iran.

Pernyataan itu disampaikan oleh Putra Mahkota dalam percakapan telepon dengan Presiden Pezeshkian, menurut laporan kantor berita negara Arab Saudi.

Sikap ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, sekutu Tel Aviv, dan Iran, di mana Washington dan sekutu Barat telah menempatkan kekuatan militer besar di kawasan Teluk tanpa menunjuk tindakan spesifik, tetapi dengan ancaman menekan atau merespons Iran atas sejumlah isu keamanan.

Selain Arab Saudi, negara-negara Teluk lainnya, termasuk Uni Emirat Arab, juga menyatakan tidak mengizinkan wilayah udara atau wilayah mereka dipakai untuk operasi militer terhadap Iran, sebuah langkah yang menunjukkan kehati-hatian negara-negara Teluk terhadap eskalasi militer yang luas di Timur Tengah.

Pernyataan Riyadh menekankan bahwa solusi bagi perselisihan antarnegara di kawasan hanya dapat dicapai melalui dialog dan diplomasi, bukan melalui tindakan militer, sambil tetap menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Teluk. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

IranHeadlineArab Saudiwilayah udara