Memuat...

Boikot! Ini Dia Daftar Perusahaan Terkait Genosida 'Israel' Versi PBB

Hanoum
Kamis, 3 Juli 2025 / 8 Muharam 1447 14:56
Boikot! Ini Dia Daftar Perusahaan Terkait Genosida 'Israel' Versi PBB
Daftar Perusahaan Terkait Genosida 'Israel' Versi PBB. [foto: Al JAzeera]

NEW YORK (Arrahmah.id) – Laman PBB merilis laporan terbaru tentang perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam genosida "Israel" di Gaza. Laporan tersebut dipublikasikan di situs resmi PBB dan disusun oleh Pelapor Khusus PBB, Francesca Albanese.

Dilansir CNBC (2/7/2025), laporan itu berjudul "From Economy of Occupation to Economy of Genocide". Isinya menyoroti penjajahan wilayah Palestina oleh "Israel" sejak 1967 hingga perang Gaza saat ini.

"Laporan ini menyelidiki mesin korporasi yang menopang proyek kolonial pemukim 'Israel' untuk menggusur dan mengganti warga Palestina di wilayah yang diduduki," tulis ringkasan laporan itu.

"Sementara para pemimpin politik dan pemerintah mengabaikan kewajiban mereka, terlalu banyak entitas korporasi yang telah mengambil untung dari ekonomi 'Israel' yang berupa pendudukan ilegal, apartheid, dan sekarang, genosida," tambahnya.

"Keterlibatan yang terungkap dalam laporan ini hanyalah puncak gunung es. Mengakhirinya tidak akan terjadi tanpa meminta pertanggungjawaban sektor swasta, termasuk para eksekutifnya," jelas Albanese.

"Hukum internasional mengakui berbagai tingkat tanggung jawab, masing-masing memerlukan pengawasan dan akuntabilitas—khususnya dalam kasus ini, di mana penentuan nasib sendiri dan keberadaan suatu bangsa dipertaruhkan. Ini adalah langkah yang diperlukan untuk mengakhiri genosida dan membongkar sistem global yang telah mengizinkannya."

Berikut adalah daftar perusahaan yang disebut dalam laporan tersebut, dikutip dari situs un.org:


Sektor Militer

Lockheed Martin
Perusahaan ini mendapat keuntungan dari pengadaan jet tempur F-35 oleh "Israel", yang merupakan program pengadaan senjata terbesar di dunia. Jet F-35 dan F-16 sangat penting bagi angkatan udara "Israel", membawa bom seberat 2000 pon dan hingga 18.000 pon bom sekaligus.

Pasca Oktober 2023, jet-jet ini menjadi ujung tombak serangan udara "Israel" yang menjatuhkan sekitar 85.000 ton bom, menewaskan dan melukai lebih dari 179.411 warga Palestina serta meluluhlantakkan Gaza.
"Drone, hexacopter, dan quadcopter juga telah menjadi mesin pembunuh yang ada di mana-mana di langit Gaza," tambah laporan.

Leonardo S.p.A dan FANUC
Tercatat ada 1.600 perusahaan di delapan negara yang terkait dengan sektor militer "Israel", termasuk Leonardo S.p.A (Italia) dan FANUC (Jepang) yang menyediakan mesin robotik untuk lini produksi senjata.

A.P. Moller (Denmark)
Perusahaan pelayaran ini mengangkut komponen, senjata, dan bahan mentah ke "Israel". Sejak Oktober 2023, aliran logistik militer dari AS ke "Israel" terus berjalan melalui perusahaan ini.


Teknologi

Penindasan terhadap warga Palestina semakin otomatis dengan bantuan perusahaan teknologi yang menyediakan infrastruktur pengawasan dan pengumpulan data massal.

NSO Group
Perusahaan ini menciptakan spyware Pegasus yang digunakan untuk memata-matai aktivis Palestina dan tokoh internasional lainnya.

IBM
Sejak 1972, IBM telah beroperasi di "Israel". Perusahaan ini melatih personel militer dan intelijen, serta mengelola database Otoritas Kependudukan "Israel" yang menyimpan data biometrik warga Palestina.

Microsoft
Aktif sejak 1991, Microsoft mendirikan pusat riset di "Israel", mengintegrasikan teknologinya ke dalam militer, penjara, dan lembaga pendidikan "Israel".

Alphabet Inc (Google) dan Amazon.com
Pada 2021, keduanya mendapat kontrak US$1,2 miliar dari Kementerian Pertahanan "Israel" untuk penyediaan infrastruktur cloud dan AI yang meningkatkan pengawasan.

Palantir Technologies Inc
Bekerja sama dengan militer "Israel" sejak Oktober 2023, Palantir menyediakan teknologi AI yang digunakan dalam sistem target otomatis seperti "Lavender", "Gospel", dan "Where’s Daddy?".


Mesin Sipil & Infrastruktur

Teknologi sipil digunakan sebagai alat untuk menghancurkan rumah, lahan, dan infrastruktur Palestina.

Caterpillar Inc
Selama beberapa dekade, Caterpillar menyediakan buldoser D9 yang digunakan oleh militer "Israel" untuk pembongkaran massal. Kontrak baru dengan "Israel" ditandatangani pada 2025.

HD Hyundai dan Volvo
Peralatan konstruksi dari dua perusahaan ini digunakan untuk menghancurkan rumah dan lahan Palestina. Setelah Oktober 2023, alat mereka digunakan dalam penghancuran besar-besaran di Gaza.


Listrik, Gas, dan Bahan Bakar

Drummond Company Inc. & Glencore plc
Kedua perusahaan Kolombia ini memasok batu bara ke "Israel", bahkan setelah Kolombia resmi menghentikan ekspor.

Chevron
Chevron bersama NewMedEnergy mengekstraksi gas alam dari ladang Leviathan dan Tamar, membayar pajak ke pemerintah "Israel" dan memasok 70% kebutuhan gas domestik "Israel".

BP (British Petroleum)
Perusahaan ini memperoleh lisensi eksplorasi di wilayah laut Palestina yang dieksploitasi "Israel" sejak Maret 2025.


Pertanian

Bright Dairy & Food Co. Ltd (China)
Memiliki Tnuva, konglomerat makanan terbesar di "Israel", dan disebut mendapat keuntungan dari perampasan tanah Palestina serta dominasi pasar produk susu.


Pariwisata

Booking Holdings Inc. dan Airbnb Inc.
Keduanya menyewakan properti di koloni "Israel". Booking.com meningkatkan jumlah iklan di wilayah pendudukan, sementara Airbnb mengizinkan pemukim memasarkan "komunitas hangat" yang menutupi kekerasan terhadap warga Palestina.


Perbankan dan Investasi

BNP Paribas & Barclays
Kedua bank ini menjamin obligasi pemerintah "Israel", membantu menjaga kepercayaan pasar meski terjadi defisit anggaran akibat meningkatnya anggaran militer.

Blackrock, Vanguard, dan Allianz PIMCO
Perusahaan-perusahaan manajemen aset ini menginvestasikan miliaran dolar ke obligasi dan perusahaan-perusahaan yang terkait langsung dengan pendudukan dan genosida. Blackrock dan Vanguard juga menjadi investor utama di perusahaan-perusahaan seperti Microsoft, Amazon, Lockheed Martin, Palantir, dan Caterpillar.


(hanoum/arrahmah.id)