TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Media ‘Israel’ melaporkan bahwa komandan Brigade Gush Etzion, seorang tentara, dan sejumlah pemukim terluka dalam dua operasi yang menargetkan dua permukiman di Tepi Barat pada Jumat malam (30/8/2024).
Sebuah ledakan terjadi di Persimpangan Gush Etzion, sebuah permukiman yang terletak di selatan Betlehem, diikuti oleh serangan di pintu masuk ke permukiman terdekat, Karmei Tzur.
Tentara pendudukan ‘Israel’ mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "dua insiden keamanan terjadi di Brigade Gush Etzion, dan kami membunuh para pelaku serangan."
Ditambahkan bahwa "pada tahap ini tidak mungkin untuk menentukan apakah ada hubungan antara kedua insiden tersebut."
Koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa pasukan pendudukan menutup pintu masuk ke Hebron, selatan daerah tempat kedua operasi berlangsung, dan mengirim bala bantuan dalam jumlah besar.
Perusahaan Penyiaran ‘Israel’ mengatakan bahwa tentara melakukan pengepungan di Hebron setelah kedua operasi tersebut.
Tembakan kawan
Radio militer ‘Israel’ mengatakan bahwa komandan Brigade Gush Etzion - seorang kolonel - terluka bersama salah satu prajurit akibat peluru rekan mereka saat "menetralisir pelaku serangan."
Sementara itu, militer ‘Israel’ menyatakan bahwa sebuah mobil meledak di sebuah pom bensin di Persimpangan Gush Etzion, dan bahwa pasukan tiba di tempat kejadian dan membunuh penyerang.
Ditambahkan pula bahwa upaya penabrakan itu menargetkan seorang penjaga keamanan di dekat Karmei Tzur, dan bahwa pasukan membunuh penyerang.
Surat kabar Yedioth Ahronoth mengutip pernyataan dinas keamanan bahwa para pelaku mengendarai dua mobil di Rute 60, lalu mobil pertama menuju pom bensin, dan yang lainnya menuju Karmei Tzur. (zarahamala/arrahmah.id)
