Memuat...

Imarah Islam Afghanistan Berkoordinasi dengan Tajikistan Terkait Masalah Perbatasan

Hanin Mazaya
Ahad, 1 Februari 2026 / 14 Syakban 1447 07:40
Imarah Islam Afghanistan Berkoordinasi dengan Tajikistan Terkait Masalah Perbatasan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Menurut laporan media Tajikistan yang mengutip pejabat dari pasukan keamanan negara tersebut, bentrokan bersenjata telah terjadi di sepanjang perbatasan antara Tajikistan dan Afghanistan.

Insiden tersebut, menurut pihak berwenang di Dushanbe, mengakibatkan kematian tiga orang.

Laporan menyatakan bahwa pasukan perbatasan Komite Keamanan Nasional Negara Tajikistan menyatakan bentrokan terjadi pada Kamis malam di dekat salah satu pos perbatasan. Sebuah kelompok yang masuk dari dalam Afghanistan dan mencoba menyeberangi perbatasan secara ilegal terlibat konfrontasi bersenjata dengan penjaga perbatasan Tajikistan, lansir Tolo News (31/1/2026).

Pihak berwenang Tajikistan mengatakan bahwa selama baku tembak, tiga orang tewas, sementara dua lainnya mundur kembali ke wilayah Afghanistan.

Laporan tersebut menambahkan bahwa beberapa senjata dan sejumlah narkotika juga disita setelah insiden itu.

Menurut beberapa laporan media Tajikistan: “Selama baku tembak, tiga orang tewas di tempat kejadian. Identitas korban tewas diumumkan sebagai Javid bin Dawlatmand, Rashid bin Dawlatmand, dan Saber bin Zahir, warga provinsi Takhar. Dua orang lainnya kembali ke wilayah Afghanistan di bawah kegelapan malam.”

Analis militer Asadullah Nadim mengatakan bahwa sebagian besar insiden di sepanjang perbatasan Afghanistan-Tajikistan terkait dengan penyelundupan dan membutuhkan kerja sama intelijen yang lebih besar, koordinasi yang lebih erat antara pasukan perbatasan, dan langkah-langkah pencegahan yang lebih kuat oleh kedua negara untuk menghentikan penyelundup menyeberangi perbatasan.

Menanggapi insiden itu, juru bicara Imarah Islam Afghanistan mengatakan kepada Tolo News bahwa pasukan perbatasan Afghanistan dan Tajikistan tetap berkoordinasi, bahwa insiden baru-baru ini telah disampaikan kepada Imarah Islam, dan bahwa langkah-langkah akan diambil untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Zabihullah Mujahid, juru bicara Imarah Islam Afghanistan, mengatakan: “Imarah Islam Afghanistan sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah terkait perbatasan dan mencegah penyelundupan. Selama bertahun-tahun, perbatasan ini telah digunakan oleh penyelundup melalui berbagai metode. Meskipun pasukan kami menyadari masalah ini, wilayah perbatasan sangat luas, dan terkadang penyelundup memanfaatkan hal ini. Dalam insiden baru-baru ini, penyelundup mencoba menyeberangi perbatasan dan dihadang oleh polisi perbatasan Tajikistan. Meskipun demikian, pasukan kami tetap berkoordinasi dengan pasukan Tajikistan, telah berbagi masalah ini, dan akan berupaya untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.”

Hal ini terjadi setelah insiden sebelumnya di mana dua penjaga perbatasan Tajikistan tewas, di mana menteri luar negeri Imarah Islam Afghanistan menggambarkan peristiwa tersebut sebagai upaya untuk mengganggu hubungan antara Kabul dan Dushanbe. (haninmazaya/arrahmah.id)

Imarah Islam Afghanistantajikistan