Memuat...

'Israel' Tutup Pemutaran ‘Palestine 36’ di Yerusalem Usai Razia Polisi

Hanoum
Rabu, 28 Januari 2026 / 10 Syakban 1447 04:07
'Israel' Tutup Pemutaran ‘Palestine 36’ di Yerusalem Usai Razia Polisi
Film Palestine 36. [Foto: IMDB]

YERUSALEM (Arrahmah.id) -- Polisi 'Israel' menghentikan secara paksa pemutaran film Palestine 36—yang merupakan kandidat Palestina untuk Oscar 2026—di sebuah pusat budaya di Yerusalem Timur, dan melarang semua penayangan berikutnya.

Film karya sutradara Annemarie Jacir itu menggambarkan kisah sejarah penting dan dinamika masyarakat Palestina, dengan rencana pemutaran di Yabous Cultural Centre yang berlokasi di Yerusalem Timur.

Namun, pada 22 Januari, polisi 'Israel' mendatangi lokasi, menghentikan pemutaran itu, menahan operator proyektor untuk diinterogasi, dan mengeluarkan pemberitahuan resmi yang melarang semua penayangan film tersebut di Israel.

 

Dilansir Yahoo News (27/1/2026), pihak berwenang 'Israel' menuduh bahwa Palestine 36 “mempromosikan atau mendukung kegiatan organisasi teroris” dalam sebuah surat perintah mereka, meskipun tim produksi film dan insiden tersebut menyatakan tuduhan itu tidak berdasar dan menyerukan agar pembatasan itu dicabut.

Direktur film, Annemarie Jacir, mengecam keputusan itu dan mendesak otoritas 'Israel' untuk mencabut larangan dan mengembalikan hak pemutaran karya seniman secara bebas, menyebut tindakan penutupan sebagai pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi dan seni.

“Larangan terhadap film ini salah secara faktual dan merendahkan kebebasan artistik,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Palestine 36 telah menarik perhatian internasional sebagai salah satu film yang dipilih sebagai wakil Palestina untuk penghargaan Film Internasional Terbaik Academy Awards, setelah tampil dalam festival film besar seperti Toronto International Film Festival dan menerima pujian di sejumlah festival internasional lainnya.

Penutupan pemutaran di Yerusalem terjadi di tengah ketegangan politik dan sosial yang memengaruhi narasi budaya di Israel dan wilayah pendudukan, di mana isu sensor dan kontrol konten seni sering menjadi fokus perdebatan mengenai kebebasan berekspresi. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

filmHeadlineIsraelPalestinayerusalempelaranganPalestine 36