Memuat...

Kekacauan di Al-Hol: Wanita dan Anak ISIS Kabur Saat SDF Mundur

Hanoum
Rabu, 21 Januari 2026 / 3 Syakban 1447 03:37
Kekacauan di Al-Hol: Wanita dan Anak ISIS Kabur Saat SDF Mundur
Aparat keamanan Suriah di depan kamp Al Hol. [Foto: X]

HASAKAH (Arrahmah.id) -- Ratusan perempuan dan anak yang terkait dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) diperkirakan kabur dari kamp penampungan Al-Hol di timur laut Suriah setelah pasukan Syrian Democratic Forces (SDF) yang dipimpin Kurdi menarik pengawalnya pasca gencatan senjata dengan pemerintah Suriah.

Otoritas Suriah menuduh SDF melepaskan tahanan yang terkait dengan ISIS beserta anggota keluarga mereka tanpa koordinasi saat mundur dari Kamp Al-Hol, sebuah fasilitas penampungan yang menampung ribuan perempuan dan anak yang dianggap memiliki hubungan dengan militan ISIS.

Pendekatan mendadak itu, kata pemerintah, telah menciptakan kekosongan keamanan di kamp dan memungkinkan beberapa tahanan melarikan diri.

Menurut laporan dari media internasional, seperti diansit The National (20/1/2026), SDF mengklaim mundur dari Al-Hol karena indiferensia internasional terhadap masalah organisasi ISIS dan meningkatnya tekanan dari pasukan pemerintah yang mendekati wilayah barat laut.

Kelompok Kurdi mengatakan pasukan mereka kemudian dipindahkan ke area yang lebih berisiko tinggi menghadapi ancaman keamanan.

Al-Hol camp sendiri dikenal sebagai salah satu fasilitas terbesar yang menampung keluarga dan anak-anak tersangka ISIS, serta warga sipil yang sebelumnya ditangkap selama operasi koalisi internasional melawan kelompok itu.

Ketika keamanan runtuh, puluhan hingga ratusan tahanan diyakini kabur, meskipun angka pasti belum dikonfirmasi secara independen karena situasi di lapangan sangat fluktuatif.

Insiden ini terjadi bersamaan dengan konflik yang meluas di timur laut Suriah, termasuk laporan tentang ratusan tahanan ISIS lain yang kabur dari penjara di Shaddadi, lokasi yang berdekatan, ketika pertempuran antara militer Suriah dan SDF meletus setelah gencatan senjata rapuh.

Pemerintah Suriah melaporkan telah menangkap kembali puluhan pelarian, tetapi pencarian masih berlangsung untuk mereka yang masih bebas.

Kekacauan di Al-Hol menimbulkan kekhawatiran baru bahwa ISIS bisa mendapatkan kembali momentum melalui jaringan yang melarikan diri atau simpatisan yang bergerak bebas, meskipun secara teritorial kelompok itu sudah kalah sejak 2019. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

SuriahHeadlinewanitaislamic stateperempuankurdianaktahananpenjaraISISSDFal hol