Memuat...

Suriah Ambil Alih Kamp Al-Hol dari SDF, Tahanan ISIS Jadi Perhatian Utama

Hanoum
Rabu, 21 Januari 2026 / 3 Syakban 1447 03:41
Suriah Ambil Alih Kamp Al-Hol dari SDF, Tahanan ISIS Jadi Perhatian Utama
Aparat keamanan Suriah di depan kamp Al Hol. [Foto: X]

HASAKAH (Arrahmah.id) -- Pemerintah Suriah berhasil mengambil alih kontrol atas penjara dan kamp penampungan Al-Hol, yang sebelumnya dijaga oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi.

Dilansir Reuters (20/1/2026), penarikan pasukan SDF dari kamp Al-Hol, yang menampung puluhan ribu kaum perempuan dan anak yang memiliki hubungan keluarga dengankelompok militan Islamic State (ISIS), telah membuka jalan bagi pihak keamanan Suriah untuk mengambil alih kendali fasilitas tersebut.

Kamp Al-Hol dan fasilitas tahanan di sekitarnya selama ini menjadi titik perhatian keamanan dan kemanusiaan karena jumlah besar penghuni yang termasuk keluarga anggota ISIS serta tuduhan ideologisasi di dalam kamp.

SDF mengonfirmasi penarikan mereka, dengan alasan kurangnya dukungan internasional terhadap isu ISIS dan kebutuhan mengalihkan pasukan untuk mempertahankan wilayah-wilayah lain berpenduduk Kurdi.

Otoritas Suriah menyatakan siap mengambil alih pengamanan kamp dan fasilitas penahanan lain, termasuk mengamankan tahanan ISIS yang masih berada dalam kompleks, setelah SDF mundur. Mereka menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk mencegah gangguan keamanan lebih lanjut dan potensi pelarian tahanan.

Peralihan kendali ini terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang baru dicapai antara pemerintah Suriah dan SDF setelah dua minggu bentrokan, serta upaya integrasi SDF ke dalam struktur militer nasional. Gencatan senjata itu memberikan tenggat waktu tambahan bagi SDF untuk menyusun rencana penyerahan wilayah dan fasilitas, termasuk kamp Al-Hol.

Langkah Suriah ini juga bagian dari perubahan geopolitik lebih luas di kawasan, di mana pemerintah pusat memperluas otoritas atas wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh SDF, termasuk kota-kota penting seperti Raqqa dan Deir ez-Zour. Beberapa analis mengatakan ini merupakan kekalahan strategis bagi aspirasi otonomi kurdi di timur laut Suriah.

Sementara itu, situasi keamanan tetap menjadi perhatian utama karena portal penahanan dan penampungan yang padat dapat menjadi celah bagi kebangkitan kembali sel-sel ekstremis ISIS, terutama jika pengawasan dan mekanisme keamanan tidak berjalan efektif dalam fase transisi kendali ini, sebagaimana dinyatakan oleh pengamat keamanan regional.

Pihak berwenang Suriah mengatakan akan memperbarui publik tentang langkah selanjutnya terkait status kamp, pengelolaan tahanan ISIS, serta rencana jangka panjang untuk stabilisasi kawasan itu. Hingga saat ini, dukungan internasional terhadap proses transisi ini tetap menjadi faktor penting dalam menentukan hasil jangka panjang dari perubahan kekuasaan di timur laut Suriah. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

SuriahHeadlineislamic statekurditahananpenjaraISISSDFal hol